TANGERANG — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memastikan proses kepulangan jamaah haji tahun ini berlangsung lebih cepat. Teknologi Seamless Corridor Gate (SCG) yang mengandalkan pemindai wajah dan kecerdasan buatan (AI) menjadi andalan utama untuk memangkas waktu pemeriksaan imigrasi.
SCG merupakan inovasi contactless dan walk-through. Jamaah yang keluar melalui Gate F7 cukup berjalan santai melewati koridor, dan sistem akan langsung memverifikasi identitas mereka secara otomatis. Tidak perlu lagi berhenti atau menunjukkan dokumen di konter.
"Pemanfaatan SCG terbukti mampu mempercepat proses pemeriksaan sehingga jamaah dapat segera melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji untuk beristirahat," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, Rabu.
Meski sebagian besar proses berjalan otomatis, petugas imigrasi tetap disiagakan di konter. Layanan ini diperuntukkan bagi jamaah yang memerlukan asistensi atau yang datanya belum bisa diproses oleh sistem otomatis.
Galih menambahkan, optimalisasi SCG ini merupakan komitmen pihaknya dalam menghadirkan layanan keimigrasian yang modern, profesional, dan humanis. Ia berharap teknologi ini mendukung kelancaran mobilitas masyarakat melalui Bandara Soekarno-Hatta secara keseluruhan.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengungkapkan bahwa fase pemulangan jamaah haji berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026. Total 34.853 jamaah akan tiba dalam 84 kelompok terbang (kloter).
Rincian debarkasi meliputi 8.701 jamaah Pondok Gede, 12.092 jamaah Bekasi, 9.096 jamaah Banten, dan 4.964 jamaah Lampung. Dua kloter perdana yang tiba diisi oleh 836 jamaah dari Pondok Gede dan Bekasi, dilayani oleh Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
Proses verifikasi identitas melalui Seamless Corridor Gate hanya memakan waktu hitungan detik. Jamaah tidak perlu antre di konter karena sistem pemindai wajah langsung bekerja saat mereka berjalan melewati koridor Gate F7.
Bagi jamaah yang belum dapat diproses melalui sistem otomatis, petugas Imigrasi telah menyiagakan konter pemeriksaan manual. Layanan asistensi juga tersedia untuk membantu jamaah yang membutuhkan.