SERANG — Rencana ini muncul setelah tim pemkab berkeliling ke sejumlah sentra durian di Kabupaten Serang pekan ini. Beberapa pohon durian di lima kecamatan tersebut dilaporkan mulai berbuah dan berpotensi menghasilkan panen maksimal.
“Mudah-mudahan ini hasilnya bisa maksimal dan saya sudah memberikan arahan ke Dinas Pariwisata apabila hasil panennya bagus bisa dilakukan festival durian lokal Kabupaten Serang,” kata Najib Hamas, Minggu (10/8).
Menunggu Puncak Musim Panen untuk Tentukan Jadwal
Pemkab Serang saat ini tengah melakukan pemetaan atau mapping terhadap lokasi-lokasi yang pohon duriannya sudah mulai matang. Pendataan ini sekaligus digunakan untuk menentukan kapan puncak musim durian tiba, sehingga jadwal festival bisa tepat sasaran.
“Sehingga ini juga menjadi even silaturahim kepada warga Kabupaten Serang juga luar Kabupaten Serang dengan komunitas pecinta durian,” ujarnya.
Varietas Lokal yang Disebut Tak Kalah Nikmat
Najib menyebutkan sejumlah varietas lokal yang tersebar di wilayahnya, antara lain durian dibongkok dari Gunung Sari dan durian siketan. Menurutnya, varietas-varietas tersebut memiliki cita rasa yang tak kalah dengan durian dari daerah lain.
“Ada banyak varietas lokal, ada dibongkok, siketan, di Gunung Sari, ada juga di daerah-daerah lainnya yang memiliki varietas durian lokal yang tak kalah nikmat,” jelasnya.
Bukan Hanya Durian, Festival Kopi Juga Disiapkan
Di luar durian, Pemkab Serang juga tengah memetakan potensi kopi lokal untuk diangkat dalam festival serupa. Beberapa produk yang masuk radar adalah kopi Mu dari Cinangka dan kopi Dadaman dari Ciomas.
Rencana penyelenggaraan festival kopi ini disebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan 500 tahun Kabupaten Serang. “Sangat mungkin diadakan dan menjadi rangkaian dalam rangka mensyukuri nikmat 500 tahun Kabupaten Serang,” pungkas Najib.