TANGERANG — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Soetta memastikan seluruh fasilitas prioritas dan petugas pelayanan siap memberikan kenyamanan bagi jemaah yang baru tiba dari Tanah Suci. General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan bahwa sebagian besar jemaah yang kembali merupakan lansia yang telah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Terminal 2F yang menjadi terminal khusus layanan haji dan umrah telah dilengkapi akses ramah disabilitas, kursi roda, serta area holding yang nyaman. Petugas juga disiagakan untuk memberikan asistensi sejak jemaah turun dari pesawat hingga melanjutkan perjalanan menuju asrama debarkasi.
"Kami memastikan seluruh fasilitas prioritas, petugas pelayanan, serta dukungan operasional siap memberikan layanan terbaik agar proses kedatangan berlangsung nyaman dan lancar," kata Heru Karyadi di Tangerang, Rabu.
Bandara Soetta bersama seluruh stakeholder melakukan penyempurnaan alur layanan kedatangan untuk mempercepat penanganan jemaah. Dengan alur baru, jemaah hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 40 menit sejak turun dari pesawat hingga naik ke bus menuju asrama haji.
Heru mengungkapkan pihaknya berkoordinasi erat dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), maskapai penerbangan, Imigrasi, Bea dan Cukai, Karantina, AirNav Indonesia, serta instansi lainnya. Koordinasi ini bertujuan memastikan pelayanan berjalan secara terintegrasi.
"Kami ingin memastikan para jamaah dapat kembali ke Tanah Air dengan pengalaman perjalanan yang baik. Semangat melayani sepenuh hati menjadi komitmen kami dalam setiap proses pelayanan, termasuk pada fase kepulangan haji tahun ini," ujar Heru.
Seluruh proses kedatangan dipusatkan melalui Terminal 2F sebelum jemaah diberangkatkan menuju asrama debarkasi masing-masing. Fase kepulangan ini berlangsung hingga 30 Juni 2026.