LEBAK — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lebak, Halimatussa’diah, mengonfirmasi bahwa korban bernama Adsuki (66), warga Cibeber, Lebak. Almarhum tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 18.
Menurut keterangan keluarga yang juga berada di kloter yang sama, Adsuki memiliki riwayat sakit lambung. Dugaan sementara, kondisi tersebut kambuh dan memicu insiden jatuh di kamar mandi.
Petugas medis di RS An Nur, Arab Saudi, sempat berupaya menangani korban. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.30 waktu setempat.
Halimatussa’diah menyampaikan bahwa jenazah almarhum telah dimakamkan di Makkah, Arab Saudi. “Almarhum dimakamkan di Makkah, Arab Saudi,” ujarnya di Lebak, Rabu.
Sejauh ini, pihak Kemenhaj Lebak baru menerima satu laporan peserta haji yang meninggal dunia dari kloter tersebut.
Kloter 18 yang memberangkatkan 391 jamaah haji asal Lebak ini sebagian besar merupakan lanjut usia (lansia). Mereka dilepas langsung oleh Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki pada 15 Mei 2026 sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Menanggapi kejadian ini, Halimatussa’diah mengimbau seluruh jamaah haji asal Lebak untuk tetap menjaga kondisi fisik. Ia meminta mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu agar disiplin minum obat dan segera berkoordinasi dengan petugas medis jika merasa sakit.
“Kami berharap jamaah haji asal Lebak diberikan kesehatan dan bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat serta meraih haji mabrur,” kata Halimatussa'diah.