Bukan Cuma Listrik, PLN Bangun Jalan Usaha Tani di Gorontalo, Petani Jagung-Kakao Mulai Bisa Hirup Udara Lega

Penulis: Endra Sanjaya  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 12:39:31 WIB
PLN membangun Jalan Usaha Tani di Gorontalo untuk mempermudah akses petani ke pasar.

BANTEN — Selama bertahun-tahun, petani di Desa Suka Damai harus merogoh kocek lebih dalam hanya untuk mengeluarkan hasil panen dari kebun. Akses jalan setapak yang becek dan sempit membuat truk atau pikap enggan masuk, sehingga ongkos angkut membengkak. "Rata-rata di sini ketika aksesnya agak sulit maka mempengaruhi biaya pengangkutan," ujar Kepala Desa Suka Damai, Yusuf Abubakar Mohi, saat ditemui di Manado, Rabu.

PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) pun turun tangan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan membangun Jalan Usaha Tani yang kokoh dan bisa dilalui kendaraan roda empat hingga dekat area perkebunan. Kini, petani jagung, kelapa, dan kakao tak perlu lagi menyewa tenaga ekstra untuk memikul hasil panen.

Bukan Sekadar Aspal, tapi Jembatan Ekonomi ke Pasar

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa proyek ini bukan proyek fisik semata. "Kami ingin memastikan kehadiran PLN dapat dirasakan langsung manfaatnya, membantu petani memangkas biaya operasional, dan mempercepat distribusi hasil bumi ke pasar," kata Usman di Manado.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pertanian ini adalah manifestasi komitmen PLN dalam mendukung pembangunan inklusif hingga ke pelosok desa. "Kami percaya bahwa kemajuan sebuah daerah dimulai dari penguatan ekonomi masyarakat desanya," tambah Usman. Dengan jalan yang kini mulus, waktu tempuh dari kebun ke titik pengumpulan hasil panen pun drastis terpangkas.

Dampak Nyata: Dari Ongkos Turun hingga Semangat Petani Naik

Yusuf Abubakar Mohi tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyebut bantuan ini sangat mempermudah pengangkutan jagung, kelapa, dan kakao—komoditas utama warga. "Dengan adanya jalan tani ini sangat membantu dan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi para petani," ungkap Yusuf.

PLN sendiri menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi perusahaan untuk memberikan kontribusi nyata yang melampaui core bisnis kelistrikan. "Listrik adalah energi yang menggerakkan kehidupan, namun infrastruktur yang layak adalah penggerak roda perekonomian," ujar Usman. Ia berharap jalan baru ini menjadi jembatan bagi para petani di Lemito menuju masa depan yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top