Sakit hati karena sering diintimidasi dan dimintai uang, ayah-anak di Cikupa tega bunuh pedagang cilok

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 11:37:31 WIB
Polisi mengamankan ayah dan anak pelaku pembunuhan pedagang cilok di Cikupa.

TANGERANG — Kepolisian Sektor (Polsek) Cikupa mengungkap motif pembunuhan sadis terhadap pedagang cilok di Cikupa, Kabupaten Tangerang. Pelaku utama, MS (17), ternyata sakit hati karena kerap diintimidasi dan dimintai uang oleh korban berinisial P (33). Ironisnya, MS dibantu ayah kandungnya sendiri, BT (41), untuk menghabisi nyawa korban.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, mengungkapkan bahwa dendam menjadi pemicu utama aksi tersebut. "Hasil keterangan pelaku karena dendam. Pelaku sakit hati karena sering diintimidasi dan dimintai uang," katanya di Tangerang, Minggu.

Kronologi Pembunuhan Berawal dari Curhat ke Ayah

Sebelum eksekusi, MS bercerita kepada ayahnya, BT, bahwa ia kerap diancam dan dimintai uang oleh korban. Mendengar pengakuan anaknya, BT langsung bertindak. Keduanya mendatangi kontrakan korban di Desa Pasir Gadung dan menyerangnya menggunakan senjata tajam (sajam).

"Bercerita kepada bapaknya karena sering dimintai uang dan diancam, itu menurut keterangan pelaku," tutur Ipda Syaiful. Kedua pelaku mengaku melakukan aksi pembunuhan itu secara bersama-sama. "Ya, berdua," ucapnya.

Korban Ditemukan dengan 8 Luka Sabetan Sajam

Jasad P (33) pertama kali ditemukan pada Selasa (2/6) di kontrakan kawasan Desa Pasir Gadung. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Tangerang mengungkap kondisi mengenaskan. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyebutkan, tim forensik menemukan delapan luka sabetan senjata tajam di tubuh korban.

"Hasil pemeriksaan tim forensik Polres dan RSUD Balaraja menemukan delapan luka di tubuh korban, dengan ukuran bervariasi oleh senjata tajam (sajam)," ujarnya. Selain luka sabetan, korban juga ditemukan memiliki memar di beberapa bagian tubuh akibat benda tumpul.

Ditangkap di Terminal Pasar Rebo Saat Hendak Kabur ke Salatiga

Polisi bergerak cepat memburu pelaku. Keduanya berhasil diringkus di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat (5/6). Saat ditangkap, MS dan BT diketahui sedang dalam perjalanan untuk melarikan diri ke Salatiga, Jawa Tengah.

Penyidik Polresta Tangerang masih terus mendalami perkara ini dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap," kata Kapolresta Tangerang. Kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Cikupa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top