Prabowo Sebut Indonesia Salah Arah Sejak 1990-an, Empat Kali Kalah Tak Surutkan Niat Maju Pilpres

Penulis: Chandra Kusuma  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 20:40:01 WIB
Prabowo Subianto menyatakan Indonesia mengalami salah arah sejak era 1990-an.

BANTENJakarta, 10 Juni 2026 — Presiden Prabowo Subianto secara terbuka membeberkan alasan di balik kegigihannya mencalonkan diri sebagai presiden sebanyak lima kali sejak 2004, meski harus menelan empat kekalahan berturut-turut. Pernyataan itu disampaikan di hadapan peserta Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).

Empat Kekalahan Sebelum Puncak Kekuasaan

“Saya tadi dikatakan berapa kali maju untuk jadi presiden tadi disebut tiga kali kalah, salah. Empat kali kalah. Saya usaha jadi presiden dari 2004. Konvensi Golkar, iya kan. 2004, 2009, 2014, 2019, 2024. Lima kali, empat kali kalah,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Ia menyadari kegigihannya kerap dipertanyakan publik. “Orang bingung, sudah empat kali kalah masih mau maju lagi. Saudara-saudara, ada analis-analis ya, podcast-podcast, Prabowo ingin banget jadi presiden sampai sekian kali,” katanya.

Reporter: Chandra Kusuma
Back to top