IKN Kantongi Komitmen Investasi Swasta Rp73 Triliun, Abu Dhabi dan China Mulai Bangun

Penulis: Endra Sanjaya  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 15:00:31 WIB
Investor Abu Dhabi dan China mulai membangun fasilitas perkantoran dan apartemen di IKN.

BANTEN — Pemerintah mendorong investasi swasta sebagai motor utama pembangunan kawasan komersial di Ibu Kota Nusantara, sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) difokuskan untuk membangun fasilitas pemerintahan. Skema ini dibagi dalam tiga jalur: APBN, investasi langsung swasta, dan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau Public-Private Partnership (PPP).

“Kalau skema pembangunan di IKN ini ada tiga. Pertama dari APBN, yang kedua dari investasi direct dari swasta, dan juga dari KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) atau PPP (Public-Private Partnership),” ungkap Basuki di Kompleks Parlemen, Senayan.

Investor Asing Tancap Gas: Apartemen, Perkantoran, hingga Pusat Perbelanjaan

Dari total komitmen Rp73 triliun, investor asal Abu Dhabi tercatat mengucurkan dana sebesar Rp10 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, dan fasilitas keagamaan di IKN.

Sementara itu, investor dari China, yakni Starbright, telah memulai pembangunan apartemen dan perkantoran. “Kemudian untuk China, ada Starbright untuk pembangunan apartemen dan perkantoran. Sekarang sudah mulai,” tambah Basuki. Investor Korea Selatan juga dikabarkan mulai merealisasikan proyeknya di kawasan tersebut.

Investor Lokal Ramaikan Sektor Pariwisata dan Kuliner

Di luar pemain asing, sejumlah pelaku usaha dalam negeri turut masuk. Proyek yang tengah digarap meliputi hotel, restoran, hingga destinasi wisata. Basuki menyebutkan beberapa nama seperti restoran Teras Kota, Rumah Makan Sederhana, dan Taman Safari yang dijadwalkan mulai dikerjakan tahun ini.

“Kemudian juga restoran-restoran seperti Teras Kota, kemudian juga Rumah Makan Sederhana, kemudian Taman Safari juga sudah mulai akan tahun ini akan dikerjakan. Itu Rp73 triliun totalnya,” ujar Basuki.

Realisasi Fisik Jadi Sinyal Pergeseran Tahap Pembangunan

Pemerintah menilai masuknya investasi swasta yang diikuti dengan pembangunan fisik merupakan indikator positif. Proyek IKN dinilai mulai bergerak dari peta perencanaan ke lapangan, terutama di sektor komersial yang diharapkan mampu mempercepat terbentuknya pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Timur.

Kehadiran fasilitas komersial seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, dan destinasi wisata diyakini akan menarik lebih banyak pelaku usaha dan tenaga kerja ke IKN. Otorita IKN menargetkan realisasi investasi terus bertambah seiring dengan selesainya infrastruktur dasar pemerintah.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: hmstimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top