SERANG — Danau Tasikardi di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, kembali menjadi pusat perhatian. Bukan karena cerita mistis atau sejarahnya semata, melainkan karena aksi bersih-bersih besar-besaran yang melibatkan aparat kepolisian dan jajaran pemerintah daerah, Jumat.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki turun langsung memimpin kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kawasan ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan aset berharga bagi Provinsi Banten yang memiliki nilai sejarah dan budaya.
"Menjaga kebersihan dan kelestariannya menjadi tanggung jawab kita bersama agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat," ujarnya di lokasi.
Fokus utama aksi gotong royong adalah membersihkan tumpukan sampah plastik yang mengotori area danau. Polisi, pegawai pemkab, dan warga bahu-membahu memungut sampah dari tepian hingga area permukaan air.
Setelah bersih, tim tidak berhenti di situ. Sebanyak 3.000 bibit ikan nila ditebar ke perairan Danau Tasikardi. Langkah ini disebut Kapolda sebagai upaya menjaga keberlangsungan sumber daya hayati di kawasan tersebut.
"Kegiatan ini bertujuan mendukung kelestarian ekosistem perairan," jelas Irjen Pol Hengki.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang hadir mendampingi Kapolda menyambut baik inisiatif ini. Ia menyebut kolaborasi lintas instansi seperti ini patut dicontoh dan diperluas ke wilayah lain.
"Kami secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Serang mendukung penuh program yang luar biasa ini. Tadi kita sudah bersama-sama bergotong royong membersihkan kawasan Tasikardi agar kembali asri, khususnya dari tumpukan sampah plastik," katanya.
Bupati berharap kebersihan tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan gaya hidup masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menjaga kebersihan rumah masing-masing.
"Yuk teruslah bergerak, bergotong royong untuk membersihkan wilayah kita. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan wujud cinta dan tanggung jawab kita bersama terhadap lingkungan," pesannya.
Aksi bersih-bersih Danau Tasikardi merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Polda Banten dan Pemkab Serang menjadikan momen HUT Bhayangkara ke-80 sebagai titik awal untuk merawat aset daerah secara berkelanjutan.
Danau Tasikardi selama ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Banten. Dengan kebersihan yang terjaga, diharapkan kunjungan wisatawan meningkat dan ekosistem danau tetap lestari untuk generasi mendatang.