TANGERANG — Ribuan warga memadati kawasan Masjid Raya Al-’Azhom pada hari pertama Festival Al-’Azhom 2026. Acara yang berlangsung sejak Senin hingga 27 Juni mendatang ini tidak hanya menyajikan lomba keagamaan, tetapi juga menjadi lokomotif penggerak ekonomi lokal melalui bazar UMKM.
Pemerintah Kota Tangerang merangkai tiga agenda besar dalam satu waktu. Selain festival, digelar MTQ Pelajar tingkat kota yang diikuti pelajar dari berbagai kecamatan, serta doa bersama akhir dan awal Tahun Baru Islam.
“Festival Al-’Azhom bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana syiar Islam, ruang silaturahmi, serta wadah membumikan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Wali Kota H. Sachrudin dalam sambutannya.
Ia menambahkan, ragam kegiatan islami ini diharapkan menjadi ajang bagi generasi muda untuk berlomba dalam kebaikan. MTQ Pelajar menjadi salah satu puncak kompetisi yang menyedot perhatian peserta dan orang tua.
Salah satu sisi yang paling dinantikan warga adalah kehadiran puluhan stan bazar UMKM lokal. Dari kuliner khas Tangerang hingga kerajinan tangan, semua terpusat di pelataran masjid.
Wali Kota menegaskan bahwa kehadiran bazar ini membuktikan kegiatan keagamaan mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. “Di tengah dinamika ekonomi saat ini, saya percaya gotong royong warga Kota Tangerang akan mampu melewati setiap tantangan,” tambahnya.
Pemerintah kota berkomitmen mendorong pelaku UMKM agar naik kelas. Festival ini menjadi salah satu etalase bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Di sela pembukaan, Sachrudin menyampaikan pesan khusus kepada pengunjung dan peserta lomba. Ia meminta seluruh pihak menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan selama festival berlangsung.
“Mari kita jaga bersama ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan selama festival berlangsung. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bijak menyikapi informasi, tidak mudah terpecah belah, dan terus merawat kondusivitas Kota Tangerang,” pungkasnya.
Festival Al-’Azhom tahun ini merupakan edisi ke-13 sejak pertama kali digelar. Rangkaian acara akan diisi oleh penampilan ulama nasional hingga seniman musik islami, menjadikannya agenda religi terbesar di Kota Tangerang selama libur panjang Tahun Baru Islam.