Wali Kota Tangerang: Sertifikat Halal Bukan Cuma Simbol Syariat, Tapi Jaminan Mutu dan Daya Saing UMKM

Penulis: Aditya Nugraha  •  Senin, 27 Juli 2026 | 14:58:31 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan sertifikat halal berfungsi sebagai jaminan mutu dan daya saing bagi produk UMKM.

TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebut sertifikat halal telah berevolusi menjadi instrumen kepercayaan konsumen yang mencakup aspek mutu dan keamanan pangan. Ia menekankan hal tersebut bukan lagi sekadar simbol kepatuhan beragama.

"Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting agar produk UMKM Kota Tangerang mampu bersaing di pasar yang semakin luas," kata Sachrudin di Tangerang, Senin.

Kolaborasi Percepat Sertifikasi Halal UMKM

Pemerintah Kota Tangerang mengapresiasi sinergi lintas lembaga, termasuk MUI Kota Tangerang dan Kementerian Agama, dalam pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Sachrudin menyatakan bahwa pengembangan industri halal akan terus diperkuat melalui sejumlah strategi. Mulai dari pembinaan UMKM, kemudahan perizinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pasar.

Dorong Inovasi dan Literasi Halal

Wali Kota mengajak para pelaku usaha mikro untuk terus berinovasi dan menjaga standar kebersihan serta keamanan pangan. Sertifikasi halal, menurutnya, harus dijadikan nilai tambah yang mampu meningkatkan daya saing usaha di tengah persaingan yang semakin ketat.

"Dengan membeli produk UMKM kita sendiri, kita turut menggerakkan roda perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan menghadirkan keberkahan bagi sesama," ujar dia.

Tak hanya bagi produsen, peningkatan literasi halal di kalangan masyarakat juga dinilai penting. Sachrudin menegaskan bahwa pemahaman akan produk halal berkontribusi pada jaminan mutu yang pada akhirnya memperkuat daya saing produk lokal.

Halal Fest Jadi Ruang Kolaborasi Ekosistem Syariah

Kegiatan Halal Fest yang digelar MUI Kota Tangerang disebut telah berkembang menjadi ruang kolaborasi strategis. Ajang ini tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga mendorong pemberdayaan UMKM dan membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih kokoh di Kota Tangerang.

Wali Kota mendorong agar berbagai produk—mulai dari makanan dan minuman, produk olahan, katering, kosmetik, obat tradisional, hingga fesyen muslim—segera mengantongi sertifikasi halal. Langkah ini dinilai mampu memberikan rasa aman bagi konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

"Halal Fest bukan sekadar ajang pameran produk. Festival ini menjadi ruang untuk membangun ekosistem halal yang semakin kuat di Kota Tangerang," ujar Sachrudin menegaskan.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top