LEBAK — Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, Tubagus Sonip, mengatakan penyaluran sudah berlangsung di 345 desa dan kelurahan. Pendistribusian dilakukan oleh Perum Bulog.
Total Beras dan Minyak yang Disalurkan Capai 3.675 Ton
Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan, total beras yang didistribusikan mencapai 3.675.060 kilogram, sementara minyak goreng sebanyak 735.012 liter. Setiap penerima mendapatkan paket yang sama: 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Penerima bantuan ini merupakan warga miskin yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 5, sesuai data terpadu dari Kementerian Sosial. Mereka diwajibkan mengambil jatah di titik pembagian yang telah ditentukan.
Warga Banjarsari: "Kami Sangat Bersyukur"
"Kami sangat bersyukur menerima bantuan beras dan minyak goreng dari pemerintah," kata Halimah, warga Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, saat ditemui di lokasi pengambilan bantuan.
Pemerintah Kabupaten Lebak berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga miskin, tetapi juga membantu mengendalikan harga beras medium di pasaran. "Kami berharap melalui bantuan bahan pokok itu tidak ada warga Lebak yang mengalami kelaparan," ujar Tubagus Sonip.
Distribusi Berlangsung Serentak di 345 Desa dan Kelurahan
Proses pendistribusian masih berlangsung hingga kini. Warga penerima diimbau untuk segera mendatangi kantor desa atau kelurahan masing-masing dengan membawa dokumen kependudukan yang diperlukan.
Bantuan pangan ini merupakan bagian dari program nasional untuk menjaga ketersediaan pangan keluarga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Dengan adanya alokasi untuk dua bulan sekaligus, diharapkan stok pangan rumah tangga miskin di Lebak tetap aman hingga Maret 2026.