CILEGON — Warga di Lingkungan Kagungan, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, panik setelah suara ledakan keras dari pabrik kimia PT Merak Chemical Indonesia (MCCI) disusul aroma menyengat yang menyebar ke permukiman pada Senin (25/5) siang. Bau kimia tersebut bertahan hingga setengah jam dan membuat puluhan kepala keluarga khawatir akan dampak kesehatan.
Ketua RT setempat, Mursalin, membenarkan bahwa suara ledakan terdengar sekitar pukul 14.30 WIB. Sepuluh menit kemudian, bau menyengat mulai tercium hingga ke Kagungan.
Apa yang Terjadi di Pabrik PT MCCI?
Belum ada pernyataan resmi dari pihak Humas PT MCCI hingga berita ini diturunkan. Namun, berdasarkan keterangan warga dan video yang beredar, sejumlah pekerja pabrik terlihat melakukan evakuasi mandiri sambil menggunakan masker di tengah kepulan asap putih tebal.
Mursalin menjelaskan bahwa arah angin barat memperparah penyebaran bau ke permukiman. “Ada ledakan ini, baunya nyebar ke mana-mana, sampai Kagungan kecium parah,” ujarnya kepada Radar Banten.
Berapa Lama Bau Menyengat Bertahan?
Warga melaporkan aroma menyengat berlangsung sekitar 30 menit setelah ledakan. “Barusan sekitar jam 14.30-an, udah setengah jam,” kata Mursalin. Kondisi ini membuat warga sekitar khawatir, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.
Apa Dampak Langsung bagi Warga Sekitar?
Belum ada laporan korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini. Namun, dampak psikologis dan kekhawatiran akan polusi udara menjadi keluhan utama warga. Beberapa warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat di lokasi yang lebih jauh dari pabrik.
Pihak kepolisian dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon diharapkan segera melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan tingkat keamanan udara di permukiman.
Apakah Ada Tindak Lanjut dari Pabrik?
Hingga Senin malam, belum ada tanggapan resmi dari manajemen PT MCCI terkait penyebab ledakan dan langkah penanganan. Warga berharap perusahaan segera memberikan klarifikasi dan kompensasi jika terbukti ada dampak kesehatan akibat kebocoran bahan kimia.
Siapa yang Paling Terdampak?
Warga Lingkungan Kagungan dan sekitarnya yang berada dalam radius kurang dari satu kilometer dari pabrik menjadi pihak paling terdampak. Mereka terpapar bau menyengat selama setengah jam tanpa alat pelindung diri yang memadai.