SERANG — Tiga perusahaan daerah yang akan diisi jajaran direksi barunya adalah PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), PT Banten Global Development (BGD), dan PT Jamkrida Banten. Kekosongan jabatan di tiga BUMD ini menjadi pemicu utama percepatan seleksi yang dilakukan secara serentak oleh Pemprov Banten.
Penyebab Kekosongan: Satu Direktur Utama Meninggal Dunia
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab kekosongan di tiga BUMD tersebut adalah meninggalnya direktur utama di salah satu perusahaan. “Ada ABM, terus BGD dan Jamkrida yang kemarin memang direktur utamanya baru saja meninggal dunia,” kata Deden usai rapat.
Selain faktor duka, dua BUMD lainnya juga disebut telah lama tanpa pucuk pimpinan definitif. Kondisi ini dinilai menghambat laju bisnis dan pengembangan perusahaan daerah yang seharusnya menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pansel Gabungan: Satu Tim Tiga BUMD
Berbeda dengan rekrutmen sebelumnya yang dilakukan terpisah, kali ini Pemprov Banten membentuk satu panitia seleksi yang menangani tiga BUMD sekaligus. Langkah ini diambil demi efektivitas dan efisiensi waktu.
“Ketuanya dari unsur pemerintah yaitu Sekretaris Daerah. Jadi satu tim itu untuk mengisi tiga direksi itu, untuk efektif dan efisien. Bahkan sekaligus,” ujar Deden.
Panitia seleksi terdiri dari tiga unsur: pemerintah daerah, akademisi, dan praktisi. Dari kalangan akademisi, hadir Profesor Suwaib Amiruddin. Sementara dari unsur praktisi, posisi diisi oleh Profesor Nata Irawan. Komposisi ini diharapkan mampu menjaring kandidat dengan kompetensi teknis sekaligus integritas.
Jadwal dan Tahapan: Pendaftaran Terbuka untuk Publik
Proses seleksi akan dilakukan secara bersamaan untuk ketiga BUMD, namun pelaksanaan tahapan disesuaikan dengan jumlah pelamar. “Kita barengin semua. Jadi misalkan tergantung pelamar nanti kita lihat. Per hari satu BUMD nanti, yang mana dulu tergantung pelamarnya,” jelas Deden.
Pemprov Banten memastikan seluruh proses pendaftaran bersifat terbuka dan diumumkan ke publik. Langkah ini diambil untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. “Pemerintah akan memastikan pendaftaran calon direksi ini terbuka. Nanti kita umumkan,” tegasnya.
Target penyelesaian seleksi ditetapkan pada Juli 2026. Jadwal lengkap dan tahapan detail akan dibahas dalam rapat lanjutan yang dijadwalkan pada Kamis mendatang.
Harapan Pemprov: Profesional dengan Komitmen Memajukan BUMD
Deden berharap seleksi terbuka ini mampu menarik minat para profesional terbaik di Banten dan nasional. Ia menekankan bahwa kandidat tidak hanya dinilai dari kemampuan teknis, tetapi juga kemauan untuk membawa perubahan. “Kami berharap pelamar harus pasti memang mereka memiliki kemauan dan kemampuan untuk memajukan BUMD yang mereka pilih,” ujarnya.
Pengisian direksi di tiga BUMD ini menjadi prioritas Pemprov Banten mengingat peran strategis perusahaan daerah dalam menggerakkan ekonomi lokal. PT Agrobisnis Banten Mandiri bergerak di sektor pertanian dan ketahanan pangan, PT Banten Global Development fokus pada investasi dan pembangunan, sementara PT Jamkrida Banten bergerak di bidang penjaminan kredit daerah.