SERANG — Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas memimpin langsung penyambutan kepulangan 386 jamaah haji Kloter 14 di Asrama Haji Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (22/6/2026). Namun, suasana haru dan syukur itu harus berbaur dengan duka setelah diketahui satu orang jamaah meninggal dunia di Tanah Suci.
Satu Meninggal, Satu Masih Dirawat di Makkah
Najib mengonfirmasi bahwa jamaah yang wafat bernama Muhyidin bin Rasman. Almarhum meninggal pada 7 Juni 2026 di Makkah saat tengah menunaikan rangkaian ibadah haji. “Jamaah yang kembali berjumlah 386 orang. Satu jamaah meninggal dunia di Makkah dan satu jamaah lainnya masih dirawat karena sakit,” ujarnya dalam sambutan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Serang, Najib menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum. Ia berharap seluruh amal ibadah yang telah dijalankan selama di Tanah Suci diterima Allah SWT dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Ajak Masyarakat Doakan Jamaah yang Dirawat
Najib juga meminta masyarakat untuk turut mendoakan jamaah yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Makkah. “Semoga segera pulih dan dapat kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menekankan bahwa kepulangan para jamaah bukan sekadar momen kebahagiaan keluarga. Lebih dari itu, ia berharap nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama berhaji bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga seluruh jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajah mabruroh. Sepulang dari Tanah Suci, mereka diharapkan menjadi teladan dalam ibadah, akhlak, dan kehidupan bermasyarakat,” kata Najib.
Peran Jamaah Haji untuk Perkuat Kerukunan
Menurut Najib, pengalaman spiritual selama di Tanah Suci mampu menumbuhkan semangat kebersamaan. Ia menambahkan, para jamaah haji memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan dan kerukunan di lingkungan masing-masing. “Mereka bisa menginspirasi masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan,” ujarnya.
Prosesi penyambutan turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Serang dan Kementerian Agama. Setelah rangkaian acara selesai, para jamaah melanjutkan perjalanan menuju Pendopo Bupati Serang untuk berkumpul kembali dengan keluarga mereka.
Kepulangan jamaah haji tahun ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci. Di balik rasa syukur, ada kisah pengorbanan, kesabaran, dan keikhlasan yang menyertainya.