Pencarian

Kanim Cilegon Latih 40 Pegawai Mitigasi Megathrust dan Erupsi Gunung Berapi Bersama BPBD Banten

Minggu, 25 Oktober 2026 • 05:32:01 WIB
Kanim Cilegon Latih 40 Pegawai Mitigasi Megathrust dan Erupsi Gunung Berapi Bersama BPBD Banten
Kepala Kantor Imigrasi Cilegon Aditya Triputranto memimpin edukasi kebencanaan bagi 40 pegawai bersama BPBD Banten.

SERANG — Kepala Kantor Imigrasi Cilegon Aditya Triputranto memimpin langsung jajarannya dalam kegiatan edukasi kebencanaan tersebut. Materi yang dibahas mencakup langkah penyelamatan diri, prosedur evakuasi, hingga penanganan taktis saat kondisi darurat.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Banten Barron Ichsan membuka acara itu. Menurut Barron, posisi geografis Banten menyimpan ancaman nyata, dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai risiko gempa akibat sesar dan zona megathrust.

Mengapa Petugas Imigrasi Perlu Paham Mitigasi Bencana

Barron menegaskan kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini. Bencana bisa datang sewaktu-waktu, termasuk saat pelayanan publik sedang berlangsung.

"Ini bukan hal yang bisa dianggap main-main, karena menyangkut nyawa manusia. Pengetahuan kebencanaan tidak hanya diperlukan untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi bekal agar pegawai mampu membantu orang lain ketika menghadapi situasi darurat di Provinsi Banten," tegas Barron.

Keterlibatan BPBD dalam pelatihan ini menekankan pembekalan praktik penyelamatan diri. Sekretaris BPBD Provinsi Banten Hery Yulianto, yang mewakili Kepala Pelaksana BPBD, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif jajaran imigrasi membangun budaya sadar bencana.

Prosedur Evakuasi Jadi Prioritas di Kantor Pelayanan

Aditya menilai bekal mitigasi sebagai bagian dari tanggung jawab moral aparatur negara. Petugas imigrasi, katanya, dituntut tidak panik ketika bencana terjadi di tengah pelayanan.

"Sebagai pelayan publik, petugas imigrasi dituntut memiliki bekal mitigasi yang memadai. Ketika terjadi bencana di tengah pelayanan, jajaran kami tidak boleh panik. Kami harus tanggap dan mengetahui persis prosedur evakuasi yang benar untuk mengamankan masyarakat pemohon yang sedang berada di kantor, sekaligus menyelamatkan aset dan dokumen vital negara," ujar Aditya.

Dokumen vital negara menjadi perhatian tersendiri dalam pelatihan ini. Kantor imigrasi menyimpan berkas kependudukan dan perizinan yang perlu diamankan lebih dulu saat evakuasi.

Sinergi Lintas Instansi untuk Tekan Risiko Fatalitas

Kanim Cilegon berharap kesiapsiagaan operasional jajarannya semakin matang lewat sinergi lintas instansi. Perlindungan keselamatan jiwa dan keamanan masyarakat dinilai sebagai tanggung jawab bersama.

Pengetahuan, latihan berkesinambungan, dan koordinasi solid disebut menjadi kunci menekan risiko fatalitas semaksimal mungkin. Pelatihan menyusul tingginya potensi kerawanan bencana alam di wilayah Banten.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: persepsi.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks