Wagub Jabar Erwan Minta Bobotoh Tak Lakukan Sweeping Pelat B saat Konvoi Persib, Fokus Syukuri Juara

Penulis: Endra Sanjaya  •  Jumat, 22 Mei 2026 | 13:35:01 WIB
Wagub Jabar Erwan mengimbau Bobotoh untuk tidak melakukan sweeping pelat B saat konvoi juara Persib.

BANDUNG — Euforia juara Persib Bandung yang dipastikan mengunci gelar musim ini harus dirayakan tanpa aksi anarkis. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan, secara khusus meminta para suporter untuk tidak melakukan sweeping kendaraan berpelat nomor asal luar daerah—yang kerap disebut pelat B—saat konvoi akhir pekan nanti.

"Persaingan hanya 90 menit di lapangan. Jadi jangan ada aksi sweeping kendaraan, perusakan kendaraan di jalanan," tegas Erwan, Jumat (22/5/2026).

Fokus pada Syukur, Bukan Pelampiasan Emosi

Menurut Erwan, jika Persib benar-benar berhasil mengunci gelar juara—yang tinggal menunggu waktu—fokus perayaan harus diarahkan pada kebahagiaan bersama. Ia mengingatkan agar Bobotoh tidak menjadikan momen ini sebagai ajang pelampiasan emosi di jalanan yang berujung pada perusakan fasilitas umum atau kendaraan.

"Kita sudah insyaallah juara, tinggal syukuri jangan sampai ada perusakan, tidak ada lagi aksi aksi sweeping," ujarnya.

Imbauan untuk Seluruh Warga Jabar

Erwan mengimbau seluruh warga masyarakat Bandung dan Jawa Barat, khususnya para Bobotoh di mana pun berada, untuk menyambut momen ini dengan penuh suka cita. Ia menekankan bahwa tidak ada ruang untuk tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain dalam perayaan kali ini.

"Saya mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Bandung dan Jawa Barat para bobotoh dimana pun berada kita syukuri Persib juara ini dengan penuh suka cita, dengan dengan rasa syukur, tidak ada aksi aksi yang merugikan diri sendiri dan juga orang lain," kata Erwan.

Mengapa Sweeping Pelat B Kerap Terjadi?

Tradisi sweeping kendaraan berpelat luar daerah—khususnya pelat B (Jakarta dan sekitarnya)—sering muncul saat euforia sepak bola di Bandung. Aksi ini biasanya didasari rivalitas antar suporter yang meluas ke pengguna jalan umum. Dengan imbauan tegas dari Wagub Jabar, diharapkan tidak ada lagi insiden penghentian paksa atau perusakan kendaraan yang hanya didasari asal daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengantisipasi potensi kericuhan. Masyarakat diimbau melapor jika melihat aksi sweeping atau perusakan di jalanan selama konvoi berlangsung.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top