TANGERANG — Ambisi menjadi juara umum kembali digaungkan KONI Kabupaten Tangerang menjelang gelaran Porprov VII Banten 2026. Target 250 medali emas dari 56 cabor disebut sudah tertuang dalam rencana kerja organisasi dan mendapat persetujuan dari seluruh pengurus cabor di bawah naungan KONI setempat.
Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak bisa mengirim atlet di empat cabang olahraga. Keempat cabor yang absen itu adalah Kurash, IODI atau dance sport, dan selancar ombak.
“Yang tidak ikut kita itu di cabor Kurash, IODI atau dance sport dan selancar ombak. Cabor ini karena memang belum ada di naungan kami,” kata Eka, Rabu (10/1/2026).
Eka menegaskan bahwa persiapan atlet sudah maksimal. Hal itu, kata dia, terlihat dari hasil rapat koordinasi bersama pengurus cabor yang sejalan dengan rencana kerja strategis organisasi.
“Persiapan kita sudah memberikan semangat kepada seluruh atlet yang ikut serta di Porprov. Juga dengan program latihan yang sudah diberikan oleh masing-masing pelatih di setiap cabor, Insya Allah targetnya bisa tercapai,” ujarnya.
Target 250 emas ini bukan tanpa dasar. Pada Porprov sebelumnya, KONI Kabupaten Tangerang juga kerap mendominasi perolehan medali. Namun, Eka enggan menyebut angka tersebut sebagai target yang muluk-muluk.
“Kita target enggak muluk-muluk, itu juara umum, Insya Allah tercapai. Kalau emas, target di 56 cabor itu 250 medali emas,” katanya.
Porprov VII Banten mengusung tema “Tangsel Jawara”. Ajang ini akan menjadi panggung pembuktian bagi atlet-atlet dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten. Bagi Kabupaten Tangerang, ajang ini juga menjadi tolok ukur kesiapan atlet sebelum melangkah ke level nasional.
Dengan target ambisius tersebut, KONI Kabupaten Tangerang berharap seluruh cabor yang diikuti bisa menyumbang emas maksimal. Kepala daerah dan masyarakat setempat pun diharapkan terus memberikan dukungan moral dan fasilitas bagi para atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan.