Pemprov Jakarta Luncurkan Lima Mobil Klinik Hewan Keliling, Anggota DPRD Apresiasi Langkah Awal

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:59:31 WIB
Pemprov DKI Jakarta meluncurkan lima Mobil Klinik Hewan Keliling untuk meningkatkan akses layanan kesehatan hewan.

BANTEN — Layanan Klinik Hewan Keliling mulai beroperasi enam hari dalam sepekan, Senin hingga Sabtu, di titik lokasi yang diumumkan melalui media sosial Dinas KPKP. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, memastikan tenaga medis veteriner yang kompeten diterjunkan untuk mengoptimalkan operasional.

"Seluruh layanan diberikan dengan tarif retribusi sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan hewan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau," kata Pramono saat meninjau pelayanan di RPTRA Mustika, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).

Tarif Berdasarkan Perda, Berlaku Juga untuk Pemilik Hewan Non-Jakarta

Besaran tarif layanan mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menjelaskan tarif tersebut berlaku bagi seluruh masyarakat, termasuk pemilik hewan dengan KTP non-DKI Jakarta.

Kenneth mengapresiasi langkah Pramono Anung yang merealisasikan janji kampanye memperluas akses pelayanan kesehatan hewan. Menurutnya, keberadaan klinik keliling ini menandakan target Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan tercapai.

"Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan akses pelayanan kesehatan hewan yang diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, baik bagi pemilik hewan peliharaan maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hewan di Ibu Kota," ujar Kenneth.

Target Sterilisasi 23.000 Ekor Hewan pada 2026

Pemprov DKI Jakarta menargetkan 23.000 ekor hewan menjalani sterilisasi sepanjang 2026. Pramono mengajak masyarakat memanfaatkan layanan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta yang ramah terhadap hewan sekaligus mempertahankan status bebas rabies.

"Jakarta sebagai kota yang bebas rabies tentunya harus terus kita dukung, kita pertahankan, dan kita rawat. Karena itu, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini saya yakini menjadi modal sosial yang sangat baik," tutur Pramono.

Evaluasi Berkala untuk Perluas Cakupan dan Jenis Layanan

Meski mengapresiasi peluncuran, Kenneth menilai pengembangan layanan masih perlu terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Hasudungan menambahkan evaluasi terhadap pelaksanaan layanan akan terus dilakukan sebagai dasar penyempurnaan program, baik dari sisi cakupan wilayah, jenis pelayanan, maupun skema pembiayaan.

Setiap Mobil Klinik Hewan Keliling dilengkapi dokter hewan dan peralatan medis untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan kucing, anjing, kambing, serta sapi, tindakan operasi kecil dan sterilisasi, hingga pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Turut hadir dalam peninjauan itu Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, Kepala Dinas KPKP Hasudungan A Sidabalok, dan Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: sonora.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top