BANTEN — Kerja sama antara industri pertambangan dan akademisi kembali diperkuat. NHM, pengelola Tambang Emas Gosowong di Maluku Utara, tidak sekadar menjadi pemateri dalam Study Club 2: "Introduction of Hydrothermal Alteration" yang digelar Divisi Learning SEG UNPAD SC. Perusahaan juga menyerahkan koleksi batuan ubahan (altered rock) dan contoh mineralisasi dari area deposit Gosowong Vein.
Spesimen itu bukan batuan biasa. Menurut Rendy Nurdianto, praktisi NHM yang menjadi salah satu pemateri, batuan tersebut merupakan penciri utama adanya mineralisasi emas epitermal berkualitas tinggi di Gosowong. "Mahasiswa bisa melihat langsung output dari aktivitas hidrotermal yang berhubungan dengan keterdapatan mineralisasi emas ekonomis. Ini bisa jadi bahan ajar ideal dan referensi indikator untuk memahami karakter zona ubahan," ujarnya dalam acara yang berlangsung di Bale Rucita Gedung Rektorat UNPAD.
Tiga Praktisi Senior Berbagi Pengalaman Lapangan
Diskusi dipandu oleh Dr. Aton Patonah, Kepala Unit Penjaminan Mutu FTG UNPAD. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi NHM yang bersedia hadir di tengah padatnya jadwal operasional tambang. "Ini membuktikan koneksi alumni sangat penting sebagai jembatan kolaborasi kampus dengan dunia kerja," kata Aton.
Materi dibagi dalam tiga sesi. Bahrudin Abiad membuka dengan paparan soal praktik terbaik operasional tambang bawah tanah di Gosowong. Rendy Nurdianto kemudian menjelaskan karakteristik alterasi hidrotermal pada endapan epitermal, sementara Dharma Irwanda menekankan pentingnya akurasi pengeboran dalam eksplorasi mineral.
Belajar dari Batuan Nyata, Bukan Sekadar Teori
Bagi mahasiswa geologi, spesimen batuan asli tambang punya nilai lebih. Mereka bisa mempelajari tekstur, struktur, dan karakter mineralisasi secara langsung — sesuatu yang sulit didapat dari buku atau slide presentasi. NHM berharap hibah ini bisa menjadi bekal riset dan pembelajaran jangka panjang bagi calon geolog masa depan.
Kegiatan ini juga menjadi ajang dialog langsung antara mahasiswa dan praktisi. Ruang kelas berubah menjadi forum diskusi yang hidup, membahas realita dan tantangan di industri pertambangan. NHM menegaskan komitmennya untuk terus merawat hubungan dengan dunia pendidikan, bukan hanya lewat materi, tapi juga dengan menghadirkan bukti fisik kekayaan alam Indonesia ke dalam kampus.