SERANG — All Funtastik Competition 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang berkumpulnya komunitas seni dari berbagai sekolah dan kampus di Banten. Festival yang berlangsung selama dua hari itu dibuka secara resmi oleh Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., bersama jajaran pimpinan UNSERA.
Dalam sambutannya, Abdul Malik menekankan pentingnya seni sebagai media tumbuh kembang generasi muda. “Seni dan kreativitas harus menjadi ruang tumbuh generasi muda agar mampu berkarya, berkolaborasi, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Lomba Band hingga Fashion Show Meriahkan Panggung
Berbagai perlombaan digelar selama festival, mulai dari parade band, tari kreasi, modern dance, hingga fashion show. Penampilan komunitas seni dan hiburan musik juga turut menyemarakkan panggung utama. Antusiasme penonton terlihat dari membludaknya area konser di Hall Parkir UNSERA.
Selain kompetisi, festival ini juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah guest star dan band lokal. Rombongan Boborok Koplo, Oplosans, Ray Arap, Skatime, Hollyshit!, serta lebih dari 15 UKM seni dan band lokal se-Banten ikut memeriahkan panggung.
Bazar UMKM Jadi Daya Tarik Tambahan
Di luar panggung utama, pengunjung juga bisa berkeliling di bazar UMKM yang diisi mahasiswa dan masyarakat sekitar. Bazar tersebut menjajakan berbagai produk kreatif dan inovatif. Kehadirannya dinilai mampu mendorong semangat kewirausahaan sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung.
Festival ini menjadi salah satu bukti komitmen Universitas Serang Raya dalam mendukung pengembangan seni, kreativitas, dan kolaborasi generasi muda di Banten. Tidak hanya sebagai ajang unjuk bakat, All Funtastik Competition 2026 juga menjadi momentum bagi mahasiswa dan pelajar untuk membangun jejaring dan pengalaman berorganisasi.