Pencarian

8.000 Titik PJU Dibutuhkan di Jalan Nasional Banten, Wagub Tangsel Desak Peremajaan Cegah Kriminalitas dan Kecelakaan

Senin, 01 Juni 2026 • 11:52:01 WIB
8.000 Titik PJU Dibutuhkan di Jalan Nasional Banten, Wagub Tangsel Desak Peremajaan Cegah Kriminalitas dan Kecelakaan
Wakil Wali Kota Tangsel dorong peremajaan 8.000 titik PJU di jalan nasional Banten.

TANGERANG SELATAN — Ribuan titik lampu jalan di sepanjang ruas nasional dan provinsi Banten dalam kondisi mati atau tidak optimal. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebut situasi ini darurat karena menyangkut keselamatan warga yang beraktivitas pada malam hari, terutama saat hujan turun.

"Banyak PJU di jalan nasional dan provinsi tidak aktif. Ini perlu peremajaan segera dalam menekan angka kecelakaan dan kriminalitas," kata Pilar di Tangerang, Minggu (31/5/2026).

Angka Kebutuhan: 8.000 Titik di 567,9 Km Jalan Nasional

Gubernur Banten Andra Soni sebelumnya menyebut kebutuhan PJU mencapai 8.000 titik yang tersebar di delapan kabupaten dan kota. Data menunjukkan panjang jalan nasional di Banten mencapai 567,9 kilometer, dengan ruas terpanjang berada di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo mengakui masih banyak ruas jalan kewenangan pusat yang belum memiliki penerangan memadai. Selama ini, Pemprov Banten menanggung biaya listrik ribuan lampu yang sudah terpasang, dengan nilai mencapai Rp4 miliar per tahun untuk sekitar 5.000 titik.

Tangsel Jadi Prioritas: Ciputat dan Pamulang Paling Kritis

Pilar Saga Ichsan menyebut dua kawasan strategis di Tangsel, yakni Ciputat dan Pamulang, membutuhkan peningkatan dan peremajaan lampu jalan paling mendesak. Sebagai daerah lintasan, kedua wilayah ini selalu ramai kendaraan tanpa henti selama 24 jam.

"Sebab banyak warga yang melakukan aktivitas saat malam hari sehingga perlu dukungan penerangan jalan agar terhindar juga dari kecelakaan khususnya pada saat hujan turun," ujarnya.

Skema Baru: Kerja Sama Pemda dan BPTD

Ke depan, penanganan PJU jalan nasional akan diperkuat melalui mekanisme kerja sama antara pemerintah daerah dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) setempat. Tri Nurtopo mencontohkan, Kabupaten Lebak sudah memiliki nota kesepahaman dengan BPTD untuk mengelola penerangan jalan.

Pemkot Tangsel sendiri mendukung langkah Gubernur untuk mendorong percepatan dari kementerian terkait. "Pemkot Tangsel mendukung langkah Gubernur dalam mendorong percepatan kepada kementerian untuk dioptimalkan pemasangan PJU di wilayah Provinsi Banten," kata Pilar.

Berapa Biaya Listrik PJU yang Ditanggung Pemprov Banten?

Pemprov Banten mengeluarkan dana hampir Rp4 miliar setiap tahun untuk membayar listrik sekitar 5.000 lampu jalan milik provinsi. Pola pembayaran ini dinilai tidak ideal karena sebagian lampu yang dibiayai berada di ruas jalan kewenangan pusat.

Apa Dampak Langsung bagi Warga Tangsel?

Jalan gelap di malam hari meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat hujan yang mengurangi jarak pandang. Selain itu, minimnya penerangan juga membuka celah aksi kriminalitas di titik-titik rawan sepanjang jalan nasional dan provinsi di Tangsel.

Bagikan
Sumber: lingkar.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks