TANGERANG — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang mencatatkan lonjakan signifikan pada sektor pajak daerah. Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budi, mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir terjadi kenaikan realisasi di sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak air tanah, reklame, restoran, hotel, hingga Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
"Capaian ini menempatkan Kabupaten Tangerang di peringkat dua nasional untuk target pajak daerah," jelas Slamet Budi di Tangerang, Senin.
Pajak Fondasi Pembangunan Daerah
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa penerimaan pajak menjadi fondasi utama pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik. Ia berkomitmen mengelola setiap penerimaan secara transparan dan akuntabel.
"Setiap penerimaan pajak akan kami kelola transparan dan akuntabel untuk manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ungkap Bupati Maesyal.
Apresiasi Wajib Pajak Lewat Pajak Digital Award 2026
Untuk mendorong kepatuhan, Pemkab Tangerang menggelar Pajak Digital Award 2026 di Gedung Serba Guna (GSG). Acara yang berlangsung Sabtu malam, 6 Juni 2026 ini dihadiri Bupati, jajaran Pemkab, pelaku usaha, dan wajib pajak dari berbagai sektor.
Penghargaan ini menjadi bukti upaya Bapenda mengemas edukasi pajak dengan pendekatan apresiatif dan rekreatif. Rangkaian acara juga mencakup Tangkab Expo & Fun Walk yang memperkuat strategi digitalisasi layanan.
Target: Dongkrak PAD Demi Kesejahteraan
Pemkab Tangerang berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Target akhir dari seluruh upaya ini adalah mewujudkan Kabupaten Tangerang yang maju, berkelanjutan, dan sejahtera.
Dengan adanya apresiasi dan digitalisasi layanan, kesadaran publik terhadap kewajiban perpajakan diharapkan semakin meningkat. Pemkab optimistis posisi peringkat dua nasional dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.