Pencarian

XREAL One Pro Buktikan Kacamata Pintar Bisa Lebih dari Sekadar ‘Kantor di Wajah’

Rabu, 24 Juni 2026 • 22:46:31 WIB
XREAL One Pro Buktikan Kacamata Pintar Bisa Lebih dari Sekadar ‘Kantor di Wajah’
XREAL One Pro menampilkan layar virtual besar untuk pengalaman menonton film personal.

Gagasan mengganti meja kerja dengan sepasang kacamata terdengar ambisius, bahkan mustahil. Namun itulah yang coba ditawarkan XREAL One Pro, perangkat augmented reality (AR) anyar yang dipasarkan sebagai solusi "kantor di wajah"—bebas kabel dan meja berantakan. Setelah mencobanya langsung, seorang jurnalis teknologi justru menemukan nilai jual yang sama sekali berbeda: kacamata ini lebih jago sebagai teater saku pribadi ketimbang ruang kerja virtual.

Layar Raksasa di Saku Celana

Alih-alih membuka spreadsheet atau mengetik dokumen, penggunaan paling memuaskan justru datang dari menonton film dan serial. XREAL One Pro memproyeksikan layar virtual berukuran setara monitor 130 inci langsung ke bidang pandang pengguna—cukup dengan colokan ke ponsel atau laptop via USB-C.

Kualitas gambar disebut jernih dengan tingkat kecerahan yang memadai untuk penggunaan di dalam ruangan. Pengalaman imersif ini membuat penulisnya mengaku lebih sering memakai kacamata tersebut untuk maraton Netflix ketimbang mengerjakan tugas kantor.

Bukan Sekadar Head-Mounted Display Biasa

Yang membedakan XREAL One Pro dari kacamata pintar generasi sebelumnya adalah bobotnya yang ringan dan desain yang relatif tidak mencolok. Tidak seperti headset VR yang besar dan menutupi seluruh wajah, perangkat ini tampak seperti kacamata hitam futuristik dengan ketebalan lensa sedikit di atas rata-rata.

Pengguna masih bisa melihat lingkungan sekitar karena lensanya semi-transparan—fitur keamanan dasar agar tidak menabrak benda saat berjalan. Sayangnya, interaksi masih bergantung pada perangkat eksternal; tidak ada sistem operasi mandiri di dalam kacamata.

Harga dan Ketersediaan: Antara Produktivitas dan Gaya Hidup

XREAL One Pro dibanderol sekitar $599 (estimasi Rp 9,6 juta) di pasar global. Angka ini menempatkannya di segmen premium, setara dengan ponsel flagship kelas menengah. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di Indonesia, namun perangkat XREAL generasi sebelumnya sudah bisa dibeli melalui platform e-commerce lintas negara.

Untuk konteks lokal, harga tersebut masih menjadi penghalang adopsi massal. Namun jika tren penggunaan bergeser dari alat kerja ke perangkat hiburan pribadi, daya tariknya bisa meluas—terutama bagi pekerja remote yang ingin menonton film di kamar kos tanpa mengganggu tetangga, atau gamer yang ingin layar besar tanpa membawa monitor.

Pelajaran untuk Pasar Wearable Indonesia

Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan "produktivitas dulu" mungkin keliru untuk segmen konsumen. Di Indonesia, di mana mobilitas tinggi dan ruang pribadi terbatas, kacamata pintar yang menjanjikan bioskop pribadi di dalam angkutan umum atau kamar kost bisa lebih laku ketimbang yang menjanjikan pengganti meja kerja.

XREAL One Pro belum sempurna sebagai alat produktivitas—mengetik sambil melihat layar virtual tetap merepotkan tanpa keyboard fisik. Namun sebagai gawai hiburan, ia menawarkan sesuatu yang belum dimiliki perangkat lain: privasi visual di ruang publik.

Bagikan
Sumber: androidpolice.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks