Pencarian

Target Besar Kejurnas Panjat Tebing Kota Tangerang Vol. 3 2026: Lahirkan Atlet Olimpiade Baru dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 • 16:40:01 WIB
Target Besar Kejurnas Panjat Tebing Kota Tangerang Vol. 3 2026: Lahirkan Atlet Olimpiade Baru dan Dongkrak Ekonomi Daerah
Atlet panjat tebing bersaing ketat di Kejurnas Open Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang Vol. 3 2026.

TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang tidak ingin Kejurnas Open Panjat Tebing Piala Wali Kota Vol. 3 2026 hanya menjadi rutinitas tahunan. Kompetisi yang digelar di Tangerang City Sport Climbing Center, Cipondoh, pada 24-26 Juni ini dirancang sebagai ekosistem olahraga berkelanjutan yang dampaknya terasa hingga ke kantong warga.

Mengincar Atlet Selevel Veddriq Leonardo

Ambisi itu bukan tanpa dasar. Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang mengingatkan bahwa arena panjat tebing di kota ini pernah menjadi tempat latihan Veddriq Leonardo, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024. "Kota Tangerang memiliki rekam jejak yang kuat dalam pembinaan olahraga panjat tebing," ujarnya.

Dari 371 atlet yang turun, mereka akan bersaing di delapan nomor pertandingan. Wali Kota Tangerang Sachrudin menekankan bahwa kejuaraan ini adalah momentum untuk memperkuat pembinaan sekaligus melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Sport Tourism yang Menggerakkan Warung dan Hotel

Dampak langsung dari gelaran ini sudah terasa di sektor riil. Ratusan atlet, pelatih, ofisial, dan pendukung dari 19 provinsi membanjiri Kota Tangerang. Mereka mengisi hotel, makan di warung lokal, dan menggunakan jasa transportasi umum.

"Inilah semangat sport tourism yang terus kami kembangkan, menjadikan olahraga sebagai sarana meraih prestasi, menggerakkan ekonomi, sekaligus memperkenalkan Kota Tangerang kepada masyarakat yang lebih luas," kata Sachrudin. Perputaran uang dari sektor perhotelan, kuliner, hingga UMKM lokal dipastikan meningkat selama tiga hari kompetisi.

Investasi pada Manusia, Bukan Sekadar Beton

Di balik hadiah Rp305 juta yang diperebutkan, ada pesan lebih besar dari pemerintah kota. Sachrudin menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya berfokus pada infrastruktur fisik. "Investasi terbaik bukan hanya membangun fisik kota, tetapi juga membangun manusianya," tegasnya.

Kejurnas ini menjadi bukti bahwa Kota Tangerang serius menjadikan olahraga sebagai alat pembentukan karakter generasi muda. Dari kompetisi inilah diharapkan lahir atlet-atlet baru yang kelak mengharumkan nama Indonesia di ajang Asia, Olimpiade, atau kejuaraan dunia.

Kapan Kejurnas Panjat Tebing Ini Digelar?

Kompetisi berlangsung pada 24-26 Juni 2026 di Tangerang City Sport Climbing Center, Cipondoh. Ini merupakan bagian dari rangkaian FPTI National Series 1.

Berapa Total Hadiah yang Diperebutkan?

Total hadiah pembinaan yang disediakan mencapai Rp305 juta untuk delapan nomor pertandingan. Selain uang, para juara juga membawa pulang Piala Wali Kota Tangerang.

Apa Dampaknya bagi Warga Tangerang?

Selain menjadi ajang pembinaan atlet, kehadiran peserta dari 19 provinsi menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, dan UMKM lokal. Warga juga bisa menyaksikan langsung pertandingan panjat tebing kelas nasional di arena yang menjadi tempat latihan atlet Olimpiade.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks