Seleksi Sekda Cilegon Belum Jelas, Asda II Dana Sujaksani Pilih Sikap Normatif dan Tunggu Arahan Komite

Penulis: Endra Sanjaya  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42:31 WIB
Dana Sujaksani, Asda II Kota Cilegon, menyatakan sikap normatifnya dengan menunggu arahan resmi dari komite seleksi Sekda.

CILEGON — Nama Dana Sujaksani mencuat dalam bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon. Namun, hingga saat ini, pejabat yang menjabat sebagai Asisten Daerah (Asda) II itu mengaku belum mendapatkan kepastian soal jadwal maupun mekanisme seleksi.

“Sampai sekarang saya belum menerima tahapan seperti apa dari komite,” katanya kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Alih-alih mencari informasi dari jalur informal, Dana justru memilih menunggu pengumuman resmi dari komite seleksi. Ia menegaskan akan mengikuti seluruh proses yang digariskan tanpa mengambil langkah di luar ketentuan.

“Jadi saya kira, kita menunggu saja dan apapun tahapannya, kita akan normatif. Jalani saja,” ujarnya.

Sikap Dana Soal Bursa Sekda Cilegon

Dana mengaku tidak merasa terbebani dengan namanya yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat. Ia menilai proses seleksi Sekda adalah mekanisme biasa dalam pemerintahan yang harus dijalani secara profesional.

“Biasa aja, hasil akhirnya hak prerogatif Walikota dan Pak Walikota sudah menyampaikan kisi-kisinya, harus A, B, C, D. Dewan sudah menyampaikan kisi-kisinya A, B, C, D. Kita harus menyesuaikan,” imbuhnya.

Menurut dia, kriteria yang sudah dipaparkan oleh Wali Kota Cilegon dan DPRD menjadi acuan utama bagi para kandidat. Para pejabat yang mengikuti seleksi, lanjutnya, wajib menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan kualifikasi jabatan yang diharapkan oleh pemerintah kota.

Persiapan Kandidat Sekda: Cukup Jalani Tupoksi

Ditanya soal persiapan khusus untuk menghadapi seleksi, Dana menjawab dengan santai. Ia justru menganggap tidak perlu ada persiapan yang berlebihan di luar tugas kedinasan sehari-hari.

“Ini kan seperti halnya pekerjaan biasa, tupoksi sehari-hari. Jadi ya, jalani aja. Enggak ada persiapan khusus,” ujarnya.

Ia meyakini pengalaman panjang sebagai aparatur sipil negara (ASN) adalah modal utama. Menurutnya, para kandidat tidak perlu memberi tekanan berlebihan pada diri sendiri selama mengikuti rangkaian seleksi.

“Harus PD (percaya diri). Tadi itu, jangan ada beban pengen terpilih. Jadi, jalani aja,” tandasnya.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: faktabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top