BANTEN — BMW 3-Series generasi kedelapan dengan kode G50 resmi diperkenalkan membawa bahasa desain Neue Klasse, bodi lebih besar, dan tenaga mesin enam silinder yang naik signifikan. Dibanding model yang beredar sekarang, sedan ini lebih panjang 1,5 inci, lebih lebar 0,9 inci, dan varian M350 xDrive kini menyemburkan 437 tenaga kuda. BMW menyebut penjualan perdana dimulai kuartal pertama 2027, harga diumumkan menjelang peluncuran.
BMW memastikan 3-Series generasi kedelapan memakai platform dan bahasa desain Neue Klasse yang pertama kali diperkenalkan lewat lini mobil listrik mereka. Perubahan ini bukan sekadar facelift, melainkan pergantian generasi penuh yang mengubah proporsi bodi, dapur pacu, sampai tata letak kabin. Model lama yang masih dijual saat ini menjadi basis perbandingan paling masuk akal.
Dimensi Bodi Membengkak di Semua Sektor
Pertumbuhan ukuran terjadi merata. Dari bumper depan ke belakang, G50 lebih panjang 1,5 inci sehingga totalnya mencapai 187,2 inci. Lebarnya bertambah 0,9 inci menjadi 72,8 inci, sementara tinggi atap naik 0,3 inci ke angka 57,3 inci.
Sumbu roda ikut memanjang 0,4 inci menjadi 112,6 inci. Jarak antar roda juga lebih lebar, memberi pijakan yang lebih stabil terutama saat bermanuver di kecepatan tinggi.
Bobot Naik, Tenaga Ikut Melonjak
Penambahan dimensi berbanding lurus dengan bobot. Versi penggerak roda belakang 330 tercatat 3.827 pon, sedangkan 330 xDrive naik ke 3.909 pon. Varian tertinggi M350 xDrive paling berat dengan 4.169 pon.
Sebagai pembanding, M340i xDrive generasi sebelumnya yang pernah ditimbang berbobot 3.988 pon, sementara 330i xDrive hanya 3.709 pon. Artinya kenaikan bobot cukup terasa di seluruh lini.
Mesin Empat Silinder 330 Masih Pakai B48
Untuk varian 330 dan 330 xDrive, BMW mempertahankan mesin turbocharged 2.0 liter empat silinder B48. Tenaga puncaknya tetap 255 hp dan baru keluar di 6.500 rpm.
Yang berubah adalah kurva torsi. Puncak 295 pound-feet kini tersedia sejak 1.600 rpm, lebih rendah 50 rpm dibanding sebelumnya. Respons putaran bawah jadi sedikit lebih sigap.
M350 xDrive Gantikan M340i, Tenaga Naik 51 HP
Nama M340i xDrive ditinggalkan dan digantikan M350 xDrive. Mesin B58 turbocharged 3.0 liter enam silinder tetap dipakai, tapi tenaganya dipacu lebih tinggi.
Jika model lama menghasilkan 386 hp, M350 kini menyemburkan 437 hp di 6.500 rpm. Torsi puncaknya juga naik dari 369 menjadi 428 pound-feet yang tersedia sejak 1.980 rpm.
BMW juga menyebut rasio setir baru membuat kemudi lebih cepat merespons. Varian M350 mendapat ban belakang opsional lebar 275 milimeter untuk cengkeraman tambahan. Distribusi torsi bisa dikirim 100 persen ke poros belakang, dan mode drift dijanjikan menyusul di kemudian hari.
Kabin Baru dengan Layar Hexagonal 17,9 Inci
Bagian interior mengalami perombakan besar. Model lama memakai panel digital 12,3 inci untuk instrumen dan 14,9 inci untuk infotainment yang disatukan di balik satu kaca.
G50 mengadopsi tata letak dari crossover iX3. Layar infotainment hexagonal berukuran 17,9 inci jadi pusat kendali, ditambah panel memanjang tipis di pangkal kaca depan.
Setir baru ikut diperkenalkan dengan desain yang cukup kontroversial. Palang setir ditempatkan di posisi atas dan bawah, bukan kiri dan kanan seperti umumnya.
Harga dan Jadwal Penjualan
BMW belum membuka angka resmi untuk pasar mana pun. Perusahaan hanya menyatakan harga akan diumumkan mendekati tanggal peluncuran.
Ekspektasi kenaikan harga cukup besar mengingat perubahan generasi ini menyentuh hampir seluruh aspek. Unit pertama diperkirakan tiba di dealer pada kuartal pertama 2027.
Bagi konsumen Indonesia, masuknya 3-Series generasi baru biasanya mengikuti siklus global dengan jeda beberapa bulan. ATPM BMW di Tanah Air belum memberi keterangan resmi soal jadwal pemasaran lokal.