SERANG — Harian Umum Banten Raya berkolaborasi dengan Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang menggelar Journalist Bootcamp 2026 pada Kamis (30/5/2026). Pelatihan ini menyasar 150 mahasiswa untuk memperkuat literasi digital dan penguasaan teknik jurnalistik dasar.
Direktur Unpam Serang Imam Sofi’i menekankan bahwa pemahaman jurnalistik menjadi krusial bagi mahasiswa di era banjir informasi. Menurutnya, kemampuan menyaring konten sangat dibutuhkan agar mahasiswa tidak sekadar menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menyampaikan pesan secara tepat dan akurat.
Pentingnya Literasi Digital di Tengah Arus Media Sosial
Imam menilai tantangan informasi saat ini semakin berat karena dominasi media sosial yang sering kali mengaburkan fakta. Mahasiswa dituntut memiliki landasan jurnalistik yang kuat agar mampu membedakan informasi valid dengan disinformasi atau hoaks.
"Apalagi saat ini banyak informasi yang didapat dari media sosial. Nah, agar mendapat Informasi yang positif, oleh karena itu dihadirkan narasumber ahli di bidangnya," kata Imam Sofi’i, Kamis (30/5/2026).
Pihak universitas berharap materi yang diterima peserta dapat diterapkan secara nyata dalam aktivitas akademik maupun organisasi. Imam juga membuka peluang kerja sama lanjutan, termasuk pengembangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) jurnalistik untuk mewadahi minat mahasiswa di lingkungan kampus.
Banten Raya Luncurkan Edisi Khusus Pendidikan
Pimpinan Redaksi Banten Raya Rahmad Kurniawan memaparkan peran media tersebut dalam mengawal pembangunan di Provinsi Banten selama hampir dua dekade. Sejak berdiri pada 23 Agustus 2006, Banten Raya konsisten membawa misi meningkatkan minat baca dan tulis di tengah masyarakat.
Momentum bootcamp ini juga menjadi pijakan awal peluncuran produk jurnalistik terbaru bertajuk "Banten Raya Awal Pekan". Edisi khusus ini dijadwalkan terbit bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2026 dengan fokus utama pada isu-isu strategis di sektor pendidikan.
"Kami akan launching Banten Raya Awal Pekan pas moment Hari Pendidikan Nasional 2026 dan acara ini akan masuk edisi perdana Banten Raya Awal Pekan," ujar Rahmad Kurniawan.
Bekali Mahasiswa Etika Jurnalistik dan Produksi Konten
Sesi materi teknis diawali oleh Redaktur Pelaksana Online Banten Raya Jermaine Tirta Dewa yang membedah Kode Etik Jurnalistik. Ia memberikan penekanan khusus pada aspek perlindungan identitas korban di bawah umur dalam setiap pemberitaan untuk menjaga integritas profesi.
Selain penulisan, mahasiswa juga dibekali keterampilan visual oleh tim Content Creator Maganghub Banten Raya. Materi ini mencakup teknik produksi video jurnalistik yang adaptif terhadap tren media sosial, sehingga pesan yang disampaikan tetap menarik namun tetap berbasis fakta.
Jurnalis Banten Raya Muhamad Tohir melengkapi pelatihan dengan memaparkan formula penulisan 5W+1H serta dasar-dasar fotografi jurnalistik. Peserta diajarkan cara menangkap momen penting yang memiliki nilai berita sekaligus menyusun narasi yang sistematis.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, kedua lembaga resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA). Sinergi ini diharapkan mempererat hubungan antara dunia akademisi dengan industri media massa di Provinsi Banten.