CILEGON — Panitia Seleksi (Pansel) Komisaris Independen PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) merampungkan rapat pleno penetapan hasil seleksi administrasi pada Selasa (12/5/2026). Dari total 23 pendaftar, hanya 17 orang yang memenuhi syarat kelengkapan berkas.
Anggota Pansel, Syaeful Bahri, mengungkapkan enam peserta yang gugur tersandung masalah dokumen. “Mayoritas tidak melampirkan SKCK yang masih berlaku, ada juga yang tidak menyertakan surat keterangan sehat dan ijazah,” ujarnya di Ruang Rapat Staff Ahli, Selasa.
Dokumen Paling Sering Tidak Lengkap
Menurut Syaeful, beberapa peserta bahkan salah dalam membuat surat lamaran hingga tidak mencantumkan surat pernyataan komitmen. “Ada yang dokumennya banyak tidak lengkap, seperti surat pernyataan komitmen, bahkan ada yang salah dalam membuat surat lamaran,” katanya.
Akademisi UIN SMH Banten ini menambahkan, proses seleksi administrasi ini mengacu pada Permendagri. Jumlah calon yang diajukan harus tiga kali lipat dari kebutuhan jabatan, mengingat PT PCM saat ini membuka dua posisi komisaris independen.
65 Persen Pendaftar Berasal dari Banten
Dari total 23 pendaftar, hampir 65 persen di antaranya berasal dari Provinsi Banten. Sisanya merupakan pelamar dari luar daerah. “Peserta yang lolos ini latar belakangnya beragam, ada akademisi, profesional, hingga yang punya pengalaman di bidang kepelabuhanan,” ungkap Syaeful.
Pansel menjadwalkan pengumuman hasil seleksi administrasi mulai 13 Mei 2026. Setelah itu, tahapan tanggapan publik dibuka hingga 15 Mei 2026.
Verifikasi Dokumen hingga Uji Kelayakan
Bagi peserta yang lolos administrasi, verifikasi dokumen asli akan digelar pada 19 Mei 2026 untuk yang berdomisili di Banten. Sementara itu, peserta dari luar provinsi menjalani verifikasi pada 20 Mei 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
“Karena komisaris independen ini tidak ada tahapan OJK, jadi prosesnya lebih ringan dan simpel. UKK dilaksanakan tanggal 20 sampai 21 Mei,” jelas Syaeful. Rangkaian seleksi ini akan berlangsung di The Royale Krakatau.