PANDEGLANG — Personel Satreskrim Polres Pandeglang mengamankan pria berinisial OK (28) yang diduga terlibat dalam kasus kematian seorang perempuan muda berinisial DI (27). Jasad korban ditemukan di sebuah rumah di Kampung Kadu Jangkung, Desa Kadu Jangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang.
Penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan sejumlah kejanggalan pada kondisi fisik korban. Hingga saat ini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pandeglang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Hasil Inafis: Korban Diduga Meninggal Akibat Kekerasan Fisik
Pemeriksaan awal oleh Tim Inafis Polres Pandeglang menunjukkan adanya indikasi kekerasan pada tubuh DI. Kaur Identitas Inafis Polres Pandeglang, Bayu Kurniawan menjelaskan bahwa korban diduga mengalami gangguan pernapasan sebelum mengembuskan napas terakhir akibat tindakan fisik.
“Sementara dugaan tanda-tanda asfiksia, kemungkinan korban dicekik,” kata Bayu saat memberikan keterangan terkait hasil olah TKP awal di lokasi kejadian.
Kondisi korban yang ditemukan di dalam kamar rumah OK memperkuat kecurigaan adanya tindak pidana yang dilakukan oleh pemilik rumah tersebut. Tim ahli forensik masih bekerja untuk memastikan penyebab pasti kematian melalui prosedur medis yang lebih mendalam guna memperkuat berkas penyidikan.
Polisi Sita Barang Bukti Milik Korban dari Lokasi Kejadian
Selain mengamankan terduga pelaku, penyidik juga menyita berbagai barang bukti yang ditemukan di lokasi. Beberapa benda tersebut diduga kuat merupakan milik pribadi korban yang tertinggal atau sengaja disimpan di dalam kamar pelaku saat peristiwa terjadi.
“Ada beberapa barang milik korban, yang kemungkinan ada sangkut pautnya dengan korban,” ujar Bayu menambahkan.
Meski telah menangkap OK, Satreskrim Polres Pandeglang belum membeberkan kronologi lengkap maupun pemicu terjadinya dugaan pembunuhan ini. Fokus utama penyidik saat ini adalah menyusun konstruksi perkara berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi penemuan jasad.
“Motif dan lainnya masih didalami,” ucapnya. Kasus ini kini ditangani secara khusus oleh unit reserse kriminal guna memastikan seluruh fakta hukum terungkap secara terang benderang.