BANTEN — Penyelenggara menyediakan tiga kategori tiket yang sudah bisa dibeli secara daring melalui Loket.com. Music Pass harian dibanderol Rp150.000, Festival Pass yang mencakup akses sesi wellness seharga Rp250.000, dan Limited Premium Raga Pass seharga Rp1.000.000 per hari untuk pengalaman spiritual eksklusif.
Konsep Java Wellness Dikemas Ulang dalam Format Hibrida
Direktur Boss Creator, Riandika Winandatama, mengatakan inisiatif ini lahir dari potensi Solo dalam memadukan energi kreatif dengan nilai-nilai kultural yang masih terjaga. "Suaraga hadir sebagai titik awal destinasi keseimbangan hidup yang tetap berakar pada warisan budaya, namun tetap relevan dan dekat dengan generasi urban masa kini," ujarnya dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/6).
Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto, menegaskan bahwa konsep kesehatan holistik bukan hal asing bagi masyarakat Jawa. "Solo memiliki akar budaya yang kuat dalam praktik wellness. Kami ingin mengangkat Java Wellness sebagai bagian dari identitas budaya kota ini," katanya.
Lineup Musik Nasional hingga Ritual Aroma
Dari panggung hiburan, festival ini menghadirkan MALIQ & D'Essentials, Sore, Nadhif Basalamah, Silampukau, Fanny Soegi, hingga pertunjukan khusus Man Osman & Traffic Jam yang membawakan aransemen keroncong. Vokalis MALIQ & D'Essentials, Angga Puradiredja, mengapresiasi pendekatan lintas disiplin yang membuat tradisi lebih mudah diterima kalangan muda.
Sesi kesehatan raga akan dipandu aktor sekaligus instruktur yoga Anjasmara, Laila Munaf, dan Amanda Tasning. Aktivitas meliputi yoga, mat pilates, hingga Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) massal di area terbuka hijau. Untuk pengalaman spiritual, tersedia program Limited Premium Raga yang berkolaborasi dengan Rumah Atsiri Indonesia, mengadopsi filosofi keseimbangan hidup Jawa melalui ritual Beksan Laku Jawi, Laras Wening, dan Racik Candra Raksi yang mengombinasikan meditasi, olah gerak, serta terapi aroma.
Pra-Acara dan Diskusi Industri Kreatif
Penyelenggara menyiapkan aktivitas pra-acara berupa Mlaku Santai dan Pit-Pitan City Cycling Experience untuk membangun ikatan dengan warga lokal. Ruang diskusi interaktif mengenai dinamika industri kreatif bersama Vincent Rompies dan Soleh Solihun juga akan digelar di sela-sela festival.
Festival ini merupakan kolaborasi antara Boss Creator, MADHAUS, dan Vindes, serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surakarta. Kehadiran ruang kreatif baru dinilai krusial bagi generasi muda setempat yang membutuhkan wadah berjejaring dan mengekspresikan diri.