Pencarian

Epic Gabungkan Unreal Engine 5 dengan Versi Fortnite, Lahirlah Unreal Engine 6 untuk Pengembang Gim Global

Kamis, 18 Juni 2026 • 04:57:01 WIB
Epic Gabungkan Unreal Engine 5 dengan Versi Fortnite, Lahirlah Unreal Engine 6 untuk Pengembang Gim Global
Epic Games mengumumkan penggabungan Unreal Engine 5 dengan versi Fortnite menjadi Unreal Engine 6.

Pengumuman ini disampaikan dalam acara State of Unreal di Chicago, Selasa waktu setempat. Dalam blog resmi dan sesi keynote yang bisa disimak di menit ke-100 rekaman acara, CEO Epic Games Tim Sweeney merangkum filosofi baru perusahaannya: "UE5 plus UEFN equals UE6, plus some more cool stuff on the way." Intinya, dinding pemisah antara versi profesional engine dan versi sederhana untuk pembuat konten Fortnite resmi dirobohkan.

Dari Map Fortnite Buatan Istri ke Fondasi Engine Masa Depan

UEFN selama ini dikenal sebagai versi "ringan" dari Unreal Engine 5 yang dirancang agar siapa pun bisa membuat level atau gim utuh di dalam Fortnite. Popularitasnya meledak karena kemudahan penggunaan. Epic menyadari bahwa pendekatan sederhana ini justru menjadi kunci adopsi massal. "Saya mengenalkan UEFN ke pasangan saya beberapa bulan lalu. Meski tanpa pengalaman membuat gim, dalam sehari dia berhasil membuat map Fortnite yang fungsional," tulis sang jurnalis dalam laporan langsung dari Chicago.

Prinsip kemudahan itulah yang kini menjadi DNA Unreal Engine 6. Alih-alih mempertahankan dua produk terpisah—satu canggih tapi rumit, satu sederhana tapi terbatas—Epik memilih menggabungkan keduanya. Hasilnya, satu engine yang memberikan fleksibilitas penuh tanpa mengorbankan aksesibilitas.

Rocket League Jadi Etalase Perdana, Bukan Fortnite

Menariknya, Epic tidak menggunakan Fortnite sebagai showpiece untuk Unreal Engine 6. Sebaliknya, mereka memilih Rocket League. Cuplikan pertama engine anyar ini sudah diperlihatkan di ajang Paris Major dari RL Championship Series bulan lalu. Ini menjadi sinyal bahwa Epic ingin mendemonstrasikan bahwa UE6 tidak hanya untuk gim battle royale, tetapi juga untuk genre lain yang membutuhkan fisika dan responsivitas tinggi.

Lompatan ke Standar Terbuka dan Bahasa Verse

Salah satu perubahan paling fundamental adalah perpindahan ke standar terbuka untuk tools, kode, dan API. Epic sadar perubahan ini tidak bisa instan, tetapi target akhirnya jelas: memberi pengembang jalur yang lebih mulus untuk mengekspor konten dan kode ke ekosistem Epic maupun pihak ketiga. Ini kabar baik bagi studio kecil di Indonesia yang kerap kesulitan dengan lisensi dan batasan platform proprietary.

Di sisi pemrograman, Unreal Engine 6 akan menggeser model gameplay programming ke bahasa Verse—yang sebelumnya hanya dipakai di UEFN. C++ tetap berada di bawah kap, tetapi logika utama gim akan ditulis dalam Verse. Bersamaan dengan itu, Epic memperkenalkan Scene Graph, sistem yang akan menggantikan framework gameplay UE5. "Kami akan membangun sistem memori transaksional terdistribusi penuh untuk dunia live interaktif yang besar," tulis Epic. Artinya, kode gim bisa ditulis seolah berjalan di satu mesin tanpa perlu koordinasi networking manual yang rumit.

AI Masuk ke Unreal Engine, Tapi Bertahap

Epic juga mulai merangkul kecerdasan buatan secara resmi. Di rilis UE5.8 terbaru, mereka menyertakan plugin MCP Server yang memungkinkan pengembang menghubungkan Large Language Model (LLM) pilihan mereka ke dalam engine. Fungsinya mulai dari refactoring kode sederhana hingga menghasilkan adegan 3D utuh yang bisa diedit manual. Ini masih langkah awal, tetapi menandakan bahwa AI akan menjadi fitur bawaan di masa depan Unreal Engine.

Kapan Bisa Dicoba? Jawabannya: 2027

Epic menargetkan rilis Early Access Unreal Engine 6 pada akhir 2027—atau seperti yang mereka sebut, "2027-ish." Dari perspektif gamer PC, lompatan dari UE5 ke UE6 mungkin tidak sedramatis transisi dari UE4 ke UE5. Namun bagi pengembang gim, terutama yang selama ini bergulat dengan kompleksitas Unreal Engine, versi baru ini menjanjikan satu hal yang selama ini langka: kemudahan tanpa mengorbankan kekuatan.

Bagikan
Sumber: pcgamer.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks