Pencarian

Pamong SMA Taruna Nusantara Mulai Mengisi Kampus IKN, 477 Siswa Siap Menempati Gedung Baru

Rabu, 24 Juni 2026 • 13:11:31 WIB
Pamong SMA Taruna Nusantara Mulai Mengisi Kampus IKN, 477 Siswa Siap Menempati Gedung Baru
Pamong administrasi SMA Taruna Nusantara telah mulai menempati kampus baru di IKN.

BANTEN — Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara IKN, Brigadir Jenderal TNI Rudi Setiawan, mengatakan rombongan pamong administrasi tiba melalui dua jalur. Sebagian menggunakan penerbangan sejak 21 Juni, sementara lainnya datang via laut bersama material dan kendaraan operasional pada Senin (23/6/2026).

"Saat ini seluruh pamong administrasi sudah berada di IKN," ujar Rudi dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (24/6).

Dua Gelombang Kedatangan Siswa, Angkatan Pertama Kembali dari Magelang

Kampus yang berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN ini akan menerima siswa dalam dua gelombang. Sebanyak 237 siswa kelas XI—angkatan perdana yang selama setahun terakhir menempuh pendidikan di Magelang karena pembangunan kampus belum rampung—dijadwalkan tiba pada 9 Juli 2026.

Gelombang kedua terdiri dari 240 siswa baru kelas X. Mereka akan menjalani Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) di Magelang selama tiga bulan sebelum bergabung di IKN pada awal Oktober 2026.

"Ketika sekolah ini mulai menerima siswa, bangunannya masih dalam proses pembangunan sehingga para siswa menjalani pendidikan terlebih dahulu di Magelang. Tahun ini mereka akan naik ke kelas XI dan mulai menempati kampus di IKN," kata Rudi.

Pembangunan Tiga Tahap, Target Rampung 2027

SMA Taruna Nusantara IKN dibangun dalam tiga tahap. Tahap pertama yang mencakup ruang kelas, laboratorium, Main Hall, serta asrama putra dan putri telah selesai 100 persen pada Maret 2026.

Tahap kedua tengah berjalan dengan fokus pada pembangunan rumah dinas, asrama putra tambahan, lapangan upacara, poliklinik, dan fasilitas penunjang lain—ditargetkan rampung Oktober atau November 2026. Tahap ketiga akan menyusul dengan fasilitas olahraga dan karakter, termasuk lapangan sepak bola berlintasan atletik, kolam renang, pusat olahraga dalam ruangan, serta sarana ibadah.

"Kami mengupayakan seluruh pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN dapat selesai pada tahun 2027," ujar Rudi.

Tenaga Pendidik Masih Dibekali di Magelang

Di lingkungan SMA Taruna Nusantara, istilah pamong merujuk pada tenaga pendidik, pengasuh, dan personel pendukung yang bertanggung jawab dalam pembelajaran, pembinaan karakter, serta operasional sekolah berasrama. Saat ini kampus IKN memiliki 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi—jumlah yang akan terus disesuaikan seiring perkembangan sekolah.

Para pamong pengajar dan pengasuh masih menjalani pembekalan di Magelang dan dijadwalkan tiba di IKN pada 25 Juni 2026.

Tidak Ada Kuota Daerah, Seleksi Ketat untuk Seluruh Indonesia

Sebagai sekolah berasrama berbeasiswa penuh, SMA Taruna Nusantara menerapkan seleksi ketat untuk menjaring siswa terbaik dari seluruh provinsi. Rudi menegaskan tidak ada jalur khusus maupun kuota daerah bagi pelajar Kalimantan Timur—seleksi berlaku sama bagi semua peserta.

"Yang bisa kami lakukan adalah membantu menyiapkan mereka, baik dari sisi akademik, fisik, maupun psikologis. Namun pada akhirnya yang menentukan adalah hasil seleksi yang mereka capai sesuai dengan kemampuannya," ujarnya.

SMA Taruna Nusantara IKN merupakan satu dari tiga kampus baru di luar Pulau Jawa, bersama kampus di Langowan, Sulawesi Utara, dan Pagar Alam, Sumatera Selatan. Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut kehadiran sekolah ini melengkapi ekosistem KIPP IKN dan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya sekolah unggulan dalam mencetak kader bangsa yang berkarakter.

Bagikan
Sumber: eksposkaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks