TANGERANG — Sebanyak 20 siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Khusus (SKH) An Nuur, Kota Tangerang, menerima bantuan dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) melalui program PKK Mengajar. Bantuan yang diserahkan berupa tiga unit kursi roda dan 15 paket alat tulis untuk menunjang aktivitas belajar mengajar di sekolah yang berlokasi di Kelurahan Sukasari tersebut.
Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari 10 Program Pokok PKK. Ia menekankan pentingnya menciptakan ruang belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak berkebutuhan khusus, terutama dari ancaman perundungan.
"Kami ingin memberikan perhatian serta ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak istimewa kita agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa bayang-bayang perundungan," ujar Tinawati di lokasi kegiatan.
Dorongan Integrasi Program Bantuan Pemerintah untuk SKH Swasta
Di luar bantuan fisik, TP PKK Provinsi Banten juga mendorong agar sekolah khusus swasta seperti SKH An Nuur dapat terintegrasi dengan program-program bantuan pemerintah. Langkah ini dinilai krusial untuk keberlanjutan operasional sekolah yang selama ini mengandalkan swadaya yayasan.
"Kami juga terus mendorong agar sekolah-sekolah khusus swasta seperti SKH An Nuur ini dapat terintegrasi dengan program-program bantuan pemerintah," pungkas Tinawati.
Pemkot Tangerang Kawal Aspirasi Legalitas Lahan Sekolah
Ketua TP PKK Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, menyampaikan apresiasi atas dedikasi SKH An Nuur dalam melayani pendidikan anak-anak istimewa. Pihaknya berkomitmen menjadi jembatan komunikasi antara pihak sekolah dengan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.
"Kami siap mengawal aspirasi dari sekolah ini. Melalui camat dan lurah, kita akan sambungkan komunikasi ke Dinas Pendidikan serta Pemerintah Kota Tangerang dan Provinsi Banten agar fasilitas pendukung pendidikan di sini dapat lebih memadai," ungkap Masturoh.
Salah satu aspirasi utama yang disuarakan Kepala SKH An Nuur, Lulu Arafati, adalah pendampingan legalitas lahan sekolah. Pihaknya juga berharap para siswa dapat terjangkau program sekolah gratis dan Makan Bergizi Gratis dari pemerintah.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keamanan Siswa
Camat Tangerang, Riswan Setyo Kardinto, menyoroti pentingnya sinergi semua pihak dalam menjaga lingkungan yang ramah bagi anak berkebutuhan khusus. Kolaborasi ini tidak hanya melibatkan dinas pendidikan, tetapi juga aparat keamanan dan elemen masyarakat.
"Kolaborasi antara PKK, TNI-Polri, RT/RW dan masyarakat sangat krusial untuk menjaga keamanan serta kenyamanan tumbuh kembang mereka," tegas Riswan.
Melalui kegiatan PKK Mengajar ini, sinergi antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat. Anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Tangerang pun memperoleh kesempatan belajar yang setara, aman, dan nyaman tanpa diskriminasi.