CILEGON — Sebanyak 180 atlet disabilitas dari seluruh Provinsi Banten mengikuti Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX 2026 yang digelar di Asa Sport Center, Kota Cilegon. Ajang ini berlangsung selama empat hari, mulai Rabu (24/6/2026) hingga 27 Juni mendatang.
Gubernur Banten Andra Soni hadir langsung membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih prestasi.
“Kalian semua adalah generasi hebat dan pemberani dan merupakan inspirasi bagi kita semua warga Banten,” ujar Andra Soni di hadapan para atlet, official, dan pelatih.
Peparpeda Jadi Tolok Ukur Pembinaan Atlet Disabilitas
Andra Soni menjelaskan, Peparpeda IX 2026 bukan sekadar ajang kompetisi. Menurutnya, event ini menjadi alat ukur dalam membina atlet-atlet istimewa di Banten. Gubernur berkomitmen memperkuat kebijakan pembangunan olahraga daerah, termasuk bagi atlet penyandang disabilitas.
“Kami meyakini investasi dalam pembinaan atlet paralimpik bukan hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga membangun sumber daya manusia unggul, mandiri, dan berdaya saing, serta membangun kebanggaan Banten sebagai daerah yang maju,” ungkapnya.
Ia menambahkan, menjadi atlet membutuhkan kedisiplinan, ketahanan mental, dan kemauan untuk terus bangkit setiap menghadapi tantangan. Atlet paralimpik, kata dia, adalah orang-orang pilihan yang memberikan inspirasi bagi generasi muda.
Pesan Wali Kota Cilegon: Kemauan adalah Kunci Keberhasilan
Wali Kota Cilegon Robinsar turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menekankan bahwa Peparpeda bukan hanya ajang pertandingan, tetapi juga sarana mencari pengalaman untuk terus tumbuh meski dalam keterbatasan.
“Lebih daripada itu, untuk meningkatkan nilai-nilai kehidupan. Keterbatasan bukan penghalang. Kemauan adalah kunci keberhasilan,” ujar Robinsar.
Persiapan Menuju Peparpenas 2027
Peparpeda IX 2026 diikuti oleh 180 atlet, 80 official, dan pelatih dari seluruh Banten. Event ini digelar dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XIX Tahun 2027 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Pemerintah Provinsi Banten berharap ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet disabilitas yang siap bersaing di tingkat nasional. Andra Soni memastikan pembinaan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.