PANDEGLANG — Rencana pembangunan Perpustakaan Aulia di Kabupaten Pandeglang mendapat lampu hijau dari Perpustakaan Nasional. Ketua DPRD setempat, Tb Agus Khatibul Umam, memastikan pihaknya akan mendorong realisasi proyek yang ditargetkan mulai konstruksi pada 2027.
“Kaitan pembangunan gedung Aulia ini baru buat DED-nya tahun ini. Mudah-mudahan pada Tahun 2027 mulai pembangunan fisiknya,” kata Agus, Rabu 1 Juli 2026.
Anggaran Bersumber dari APBN, Bangunan Tiga Lantai
Bangunan perpustakaan ini direncanakan berdiri di lokasi Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah saat ini, dengan luas bangunan sekitar 700 meter persegi. Agus menyebut desain gedung terlihat megah berdasarkan DED yang telah disusun.
“Kalau melihat DED lumayan megah bangunannya. Anggarannya lumayan besar bersumber dari APBN, dan harapan kita pembangunannya berjalan lancar,” ujarnya.
Menjadi Ikon Baru Kota Pandeglang
Ketua Dewan berharap Perpustakaan Aulia tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga ikon baru kebanggaan warga Pandeglang. Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang representatif bisa mendorong minat baca masyarakat.
“Artinya dengan perpustakaan yang kita miliki, itu bisa membuat banyak orang atau masyarakat kita mulai tumbuh membaca. Kita berharap perpustakaan ini mewah dengan banyak buku, sehingga menarik minat para pembaca,” kata Agus.
Fondasi Peningkatan SDM Daerah
Agus menegaskan, investasi di sektor literasi merupakan langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia Pandeglang ke depan. Perpustakaan yang lengkap, menurutnya, menjadi pondasi bagi siapa pun yang ingin terus berkembang.
“SDM Pandeglang ke depan dengan adanya perpustakaan bukunya lengkap bisa membantu menumbuhkembangkan SDM. SDM yang mumpuni, SDM yang bagus, jadi kenapa kita sangat punya perhatian dan kepedulian,” tegasnya.
Tahapan: DED 2026, Konstruksi 2027
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pandeglang menyambut baik kunjungan kerja Ketua DPRD sebagai bentuk sinergi antara legislatif dan eksekutif. Kunjungan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan budaya literasi dan tata kelola kearsipan.
Agus menambahkan, pihaknya akan membahas lebih lanjut anggaran proyek ini bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Menjadi icon Pandeglang, mudah-mudahan pembangunan 2027. Pada tahun 2026 baru DED, Perpusnas, besar, kita dorong untuk kebermanfaatan,” pungkasnya.