TANGERANG — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tengah digencarkan Dinas Kesehatan Kota Tangerang tidak berhenti pada pemeriksaan awal. Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni menegaskan bahwa warga yang hasil pemeriksaannya menunjukkan indikasi penyakit akan langsung mendapat pendampingan medis.
Pemeriksaan tahap pertama dilakukan di puskesmas setempat. Jika hasilnya memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke rumah sakit.
"Kami ingin memastikan jika program CKG bukan sekadar pemeriksaan, tetapi menjadi awal dari layanan kesehatan yang berkelanjutan," ujar Dini di Tangerang, Kamis.
Selain pemberian obat dan pengobatan, peserta program juga mendapat ruang konsultasi dengan tenaga medis. Layanan ini bertujuan mengendalikan faktor risiko sebelum berkembang menjadi penyakit serius.
"Tak hanya pemberian obat dan mengobati, kita juga adanya konsultasi agar berbagai faktor risiko yang bisa menimbulkan penyakit dapat sedini mungkin dicegah, seperti kolesterol, diabetes dan lainnya," kata dia.
Dinkes Kota Tangerang saat ini menggencarkan program CKG di pemukiman dan bekerja sama dengan berbagai komunitas. Langkah ini diambil untuk memperluas penerima manfaat sekaligus mendorong deteksi dini penyakit di kalangan warga.
Penanganan yang diberikan akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan masing-masing peserta. Dinkes menekankan bahwa tindak lanjut ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui layanan ini, Dinkes Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis di seluruh puskesmas. "Masyarakat juga akan memperoleh pendampingan sesuai hasil pemeriksaan, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," ujar Dini.