SERANG — Pernyataan penolakan terhadap rencana kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Banten menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Video yang diunggah akun TikTok hanturimba_07 itu menampilkan seorang pria dengan lantang menyampaikan aspirasinya, dikutip Senin (3/8/2026).
"Kami mewakili masyarakat Kabupaten Lebak dan mewakili seluruh Provinsi Banten sangat menolak keras kepada kehadiran datangnya Jokowi," ujarnya dalam video.
"Sangat menolak dengan sekeras-kerasnya kehadiran Jokowi ke Provinsi Banten. Maka jangan coba-coba kalau ingin memaksakan datang ke Provinsi Banten," sambungnya.
Pernyataan tersebut diakhiri dengan seruan takbir sebanyak tiga kali. Hingga saat ini, unggahan itu telah menuai setidaknya 465 komentar dari netizen.
Respons warganet terhadap video tersebut terbelah. Sebagian menyatakan dukungan dan sepakat dengan isi pernyataan, namun tidak sedikit pula yang mengingatkan agar perbedaan sikap tidak memecah belah persatuan.
"Kita boleh beda pilihan, tapi tetap jaga Banten tetap damai," tulis salah satu komentar yang menjadi sorotan.
Menanggapi viralnya video tersebut, Ketua DPW PSI Banten, Muhammad Hafiz Ardianto, memilih merespons dengan santai. Ia menilai penolakan semacam ini adalah hal yang lumrah dalam iklim demokrasi.
"Itu wajar ajalah, wajar. Wajar aja kan di ya di demokrasi kayak gini, kan wajar gitu. Kita mah enggak enggak apa-apa, santai aja," kata dia kepada awak media.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah terkait rencana kunjungan Jokowi serta potensi pengamanan di lapangan. Belum diketahui pula agenda pasti yang melatarbelakangi rencana kedatangan orang nomor satu di era 2014-2024 itu ke Tanah Jawara.