Fajar/Fikri dan Kim/Seo Buktikan Duel Sengit di Lapangan Tak Rusak Persahabatan

Penulis: Aditya Nugraha  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:28:31 WIB
Fajar/Fikri dan Kim/Seo berbagi kemenangan sama rata dalam enam pertemuan, dengan dua laga final terakhir dimenangkan wakil Indonesia.

BANTEN — Persaingan Fajar/Fikri dan Kim/Seo di papan atas ganda putra memang berjalan alot. Dari enam pertemuan yang tercatat, keduanya berbagi kemenangan sama rata. Namun, dua laga final terakhir, yakni Japan Open 2026 dan China Open 2026, menjadi milik wakil Indonesia. Meski demikian, tensi tinggi di lapangan tidak pernah merembet ke hubungan personal.

Kedekatan itu terlihat jelas saat keduanya berdampingan di podium. Fikri mengungkapkan bahwa sikap ramah Kim/Seo membuat hubungan mereka semakin hangat.

"Ya memang hubungan kita di luar lapangan sangat baik ya. Mereka ramah sekali, Kim/Seo. Dan beberapa waktu yang lalu juga, di Singapura atau mana ya, Seo sempat datang ke kamar juga memberikan sesuatu gitu, memberikan untuk kami. Jadi kita pun ya baik juga terhadap mereka," aku Fikri. "Masih Imbang" di Mata Fajar/Fikri

Mengenai kekuatan di atas lapangan, Fikri menilai persaingan mereka dengan Kim/Seo masih sangat berimbang. Kemenangan di dua final terakhir tidak membuatnya jemawa, karena ia sadar faktor kesiapan dan kondisi menjadi penentu besar.

"Sebetulnya yang saya lihat masih imbang sih. Kemarin pun kita menang ya enggak mudah juga. Dan memang mungkin kemarin kita lebih siap aja dibanding pasangan Korea," jelasnya.

Lebih lanjut, Fikri menambahkan bahwa kenyamanan bermain menjadi faktor keberuntungan tersendiri. "Dan kondisi lapangan serta kondisi shuttlecock juga mungkin kita berdua nyaman. Jadi mungkin itu jadi ada faktor keberuntungan juga," papar Fikri. Peluang Bertemu Lagi di Kejuaraan Dunia

Kedua pasangan berpotensi kembali bertemu dalam laga puncak Kejuaraan Dunia yang akan digelar pertengahan Agustus. Syaratnya, mereka harus mampu melangkah mulus hingga partai final. Jika itu terjadi, publik akan kembali disuguhkan duel kelas dunia yang tidak hanya mempertaruhkan gelar, tetapi juga gengsi dua negara.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top