TANGSEL — Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Ahmad Fatulloh, menyebut median yang dibangun memiliki panjang sekitar 273 meter dengan lebar bervariasi hingga 4 meter. Dua titik U-Turn direncanakan di lokasi berbeda. Titik pertama berada di depan Bank Mandiri dengan lebar sekitar 25 meter, sedangkan titik kedua di sekitar Pom Bensin RM Payakumbuh dengan lebar sekitar 35 meter.
Jalan Rawa Buntu dinilai sebagai ruas strategis yang menghubungkan kawasan permukiman dan komersial sekaligus menjadi akses menuju Stasiun Rawa Buntu. Kepadatan kendaraan pada pagi dan sore hari membuat ruas tersebut membutuhkan pengaturan lalu lintas yang lebih baik.
"Penataan ini kami lakukan karena Jalan Rawa Buntu merupakan ruas jalan strategis yang menghubungkan kawasan permukiman, komersial, dan akses menuju Stasiun Rawa Buntu. Tingginya volume kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore, serta banyaknya kendaraan yang berbalik arah secara sembarangan menjadi penyebab utama kemacetan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas," ujar Ahmad.
Panjang median 273 meter masih dapat mengalami penyesuaian. Pemerintah akan melihat hasil uji coba serta kajian Dinas Perhubungan sebelum menentukan pengaturan lebih lanjut.
Keberadaan median dan U-Turn yang lebih teratur diharapkan mengurangi manuver kendaraan yang berbalik arah sembarangan. Pergerakan kendaraan di Jalan Rawa Buntu ditargetkan menjadi lebih tertib dan aman.
Masyarakat diminta mempersiapkan diri menghadapi perubahan arus kendaraan selama proses pembangunan. Dinas SDABMBK menyebut rekayasa lalu lintas akan diterapkan ketika pengerjaan menyebabkan penyempitan pada sebagian ruas jalan.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengalihan jalur kanan selama masa konstruksi. Pengguna jalan diimbau mempertimbangkan jalur alternatif serta mengikuti rambu dan petunjuk lalu lintas yang dipasang di sekitar lokasi pekerjaan.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar dampaknya dapat diminimalkan, terutama pada jam-jam sibuk. Kami juga akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar tidak terjadi kebingungan saat pengerjaan berlangsung," kata Ahmad.
Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan berharap masyarakat mendukung proses penataan dengan mengikuti pengaturan lalu lintas yang berlaku. Pemerintah menilai dukungan pengguna jalan penting agar pembangunan berjalan lancar sekaligus mewujudkan kawasan Jalan Rawa Buntu yang lebih tertib, aman, dan nyaman.