BANTEN — Kabar mengenai kehadiran jajaran ponsel lipat Samsung 2026 di Indonesia mulai menemui titik terang. Tiga perangkat dengan nomor model SM-F776B, SM-F976B, dan SM-F971B telah tercatat di laman sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) milik Kementerian Perindustrian. Ketiganya sudah mengantongi nilai di atas ambang batas minimal 35 persen, yang merupakan syarat wajib edar di pasar Indonesia.
Meski sertifikasi perangkat telekomunikasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Postel) belum terlihat, kemunculan di TKDN kerap menjadi sinyal awal bahwa Samsung tengah mematangkan rencana rilis. Langkah ini biasanya diikuti dengan pengumuman resmi dalam hitungan pekan atau bulan.
Dua Model Galaxy Z Fold 8: Reguler vs Ultra
Bocoran yang beredar menyebut ketiga model tersebut adalah Galaxy Z Flip 8 (SM-F776B), Galaxy Z Fold 8 reguler (SM-F976B), dan Galaxy Z Fold 8 Ultra (SM-F971B). Untuk pertama kalinya, Samsung dikabarkan akan menghadirkan dua varian ponsel lipat model buku dalam satu generasi.
Informasi dari tipster Ice Universe mengungkapkan perubahan strategi penamaan. Perangkat yang sebelumnya dirumorkan sebagai Galaxy Z Fold 8 Wide kemungkinan besar akan dipasarkan sebagai Galaxy Z Fold 8 reguler. Sementara itu, penerus Galaxy Z Fold 7 akan hadir dengan label Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Galaxy Z Fold 8 Ultra diposisikan sebagai model paling premium. Baterai 5.000 mAh disebut jadi salah satu peningkatan signifikan, setara dengan seri Galaxy S26 Ultra dan naik dari kapasitas 4.400 mAh milik Galaxy Z Fold 7. Sektor kamera juga dikabarkan akan diwarisi dari pendahulunya, kemungkinan besar tetap mengusung sensor utama 200 MP.
Di sisi lain, Galaxy Z Fold 8 reguler disebut membawa perubahan desain paling drastis. Rasio layar 4:3 saat dibentangkan membuatnya lebih menyerupai tablet compact. Pendekatan ini berbeda dari generasi 2019-2025 yang rasio layarnya mendekati persegi dan kerap menyisakan ruang hitam saat menonton video widescreen. Ukuran layar utama diperkirakan 7,6 inci dengan layar luar 5,4 inci.
Dari render dan foto dummy yang beredar, Galaxy Z Fold 8 reguler hanya memiliki dua kamera belakang, berbeda dengan konfigurasi lebih lengkap di varian Ultra.
Jadwal Peluncuran dan Spekulasi Pasar
Ketiga ponsel lipat ini diperkirakan akan diperkenalkan di ajang Galaxy Unpacked kedua tahun 2026, yang kabarnya digelar di London pada 22 Juli 2026. Selain trio ponsel lipat, Samsung juga kemungkinan memperkenalkan Galaxy Watch generasi baru dan produk ekosistem lainnya.
Sistem operasi yang diusung diperkirakan One UI 9 berbasis Android 17, dengan sejumlah peningkatan fitur multitasking dan kecerdasan buatan (AI). Meski begitu, seluruh informasi ini masih sebatas rumor dan bocoran dari dunia maya. Samsung sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait spesifikasi, harga, maupun jadwal peluncuran untuk pasar Indonesia.