Pencarian

ASUS Vivobook Pro 16 (2026) Varian Ryzen AI 9 H 465 Meluncur, Layar OLED 165 Hz Tetap Dipertahankan

Senin, 10 Agustus 2026 • 00:58:31 WIB
ASUS Vivobook Pro 16 (2026) Varian Ryzen AI 9 H 465 Meluncur, Layar OLED 165 Hz Tetap Dipertahankan
ASUS Vivobook Pro 16 (2026) varian Ryzen AI 9 H 465 dipamerkan dengan layar OLED 16 inci beresolusi 2.560 x 1.600 piksel.

BANTEN — ASUS memperluas lini laptop premiumnya dengan menghadirkan Vivobook Pro 16 (2026) berbasis prosesor AMD Ryzen AI 9 H 465. Kehadiran varian ini menyusul model sebelumnya yang menggunakan Intel Core Ultra 9, memberikan alternatif bagi konsumen yang mencari performa serupa dengan banderol lebih ramah di kantong. Di pasar China, perangkat ini dibanderol 7.699 yuan atau sekitar Rp20 jutaan.

Spesifikasi Utama Varian Ryzen AI 9 H 465

Perbedaan paling signifikan antara varian Ryzen dan Intel terletak pada komponen memori dan penyimpanan. ASUS memangkas kapasitas RAM dari 32 GB menjadi 16 GB, sementara SSD-nya turun dari 1 TB menjadi 512 GB PCIe 4.0. Meski begitu, pengguna masih bisa melakukan upgrade karena tersedia dua slot M.2 2280 untuk menambah kapasitas penyimpanan.

  • Prosesor: AMD Ryzen AI 9 H 465
  • RAM: 16 GB
  • Penyimpanan: SSD 512 GB PCIe 4.0 (dua slot M.2 2280)
  • Layar: OLED 16 inci, resolusi 2.560 x 1.600 piksel, refresh rate 165 Hz
  • Baterai: 80 Wh, pengisian USB-C hingga 100 W
  • Bobot: sekitar 1,65 kg

Layar OLED dan Sistem Pendingin Jadi Andalan

Panel OLED 16 inci dengan refresh rate 165 Hz masih menjadi fitur paling menarik di kelasnya. Layar ini mencakup 100 persen gamut warna DCI-P3 dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 1.100 nits, membuatnya mumpuni untuk editing video HDR atau desain grafis yang menuntut presisi warna.

Untuk menjaga performa Ryzen AI 9 H 465 tetap stabil saat menjalankan beban kerja berat, ASUS membenamkan sistem pendingin dengan kipas berukuran 75 mm, sirip pendingin tembaga, dan heat pipe D10. Kombinasi ini dirancang untuk membuang panas secara efisien sehingga laptop tidak cepat mengalami penurunan performa alias throttling.

Port USB4 Gantikan Thunderbolt 4

Dari sisi konektivitas, varian Ryzen ini menggunakan port USB4 sebagai pengganti Thunderbolt 4 yang ada di versi Intel. Keduanya sama-sama mendukung kecepatan transfer data hingga 40 Gbps, jadi pengguna tidak akan merasakan perbedaan berarti untuk kebutuhan transfer file atau koneksi ke monitor eksternal. Kelengkapan port lainnya mencakup satu USB-C, dua USB-A, dan HDMI 2.1.

Fitur pendukung lain yang tetap dipertahankan meliputi touchpad 7,1 inci, kamera IR dengan dukungan Windows Hello untuk login wajah, dual mikrofon, keyboard backlit, serta engsel yang bisa dibuka hingga 180 derajat.

Harga dan Ketersediaan

Saat ini Vivobook Pro 16 (2026) varian Ryzen AI 9 H 465 baru dipasarkan di China dengan harga 7.699 yuan. ASUS belum mengumumkan jadwal ketersediaan untuk pasar global, termasuk Indonesia. Jika melihat pola perilisan sebelumnya, kemungkinan besar perangkat ini akan menyusul ke pasar Asia Tenggara dalam beberapa bulan ke depan.

Dengan banderol sekitar Rp20 jutaan, varian Ryzen ini menjadi pilihan menarik bagi kreator konten, mahasiswa desain, atau pekerja kantoran yang membutuhkan laptop dengan akurasi warna kelas profesional. Pengguna yang membutuhkan RAM dan penyimpanan lebih besar tetap bisa mempertimbangkan varian Intel, namun harus merogoh kocek lebih dalam. Bagi yang mengutamakan nilai terbaik untuk kebutuhan editing dan produktivitas harian, varian Ryzen ini menawarkan keseimbangan yang sulit ditandingi di kelasnya.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jagatreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks