SERANG — Andra Soni tidak sekadar melepas rombongan dari halaman Gedung Negara Provinsi Banten. Gubernur Banten itu ikut menggowes Vespa bersama ratusan scooteris, melintasi Jalan Veteran hingga kawasan Ciceri, dan berakhir di Jalan Ki Ajurum, Kecamatan Cipocok Jaya.
Kehadiran orang nomor satu di Banten itu bukan tanpa alasan. Menurut Andra, komunitas otomotif seperti SBB punya mobilitas tinggi yang mampu menjangkau destinasi wisata hingga ke pelosok.
“Saya melihat ini komunitas yang sehat. Bisa membawa keluarga dan saling menjaga kebersamaan. Teruslah menjadi bagian untuk menjaga Banten, menjaga persatuan dan bersama-sama mempromosikan wisata daerah kita agar semakin maju,” ujar Andra di sela kegiatan, Sabtu (1/8/2026).
Ratusan Scooteris dari 5 Kabupaten Kota Ikut Konvoi
Ketua Umum SBB, Fahmi, menyebutkan peserta yang hadir bukan hanya dari Serang. Ratusan scooteris datang dari Anyer, Cilegon, Pandeglang, Lebak, hingga Tangerang.
“Ini ajang silaturahmi sekaligus kegiatan sosial. Kami berharap keberadaan komunitas ini bisa berdampak positif pada pariwisata dan perekonomian masyarakat,” kata Fahmi.
Mengapa Komunitas Vespa Jadi Andalan Promosi Wisata?
Pemprov Banten menilai komunitas otomotif memiliki peran strategis dalam mengenalkan destinasi wisata. Pola promosi ini dinilai lebih efektif karena melibatkan interaksi langsung antaranggota komunitas di berbagai daerah.
Berbeda dengan promosi konvensional yang mengandalkan media sosial atau pameran, konvoi Vespa menciptakan pengalaman langsung. Setiap persinggahan menjadi momen untuk memperkenalkan kuliner, budaya, dan tempat wisata kepada peserta yang datang dari luar kota.
Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemprov Banten membuka ruang kolaborasi serupa dengan komunitas otomotif lain agar promosi wisata berjalan lebih masif.