CILEGON — Langkah tegas diambil jajaran pengurus DPC PPP Kota Cilegon terhadap lima kadernya yang duduk di kursi DPRD. Mereka dinilai mangkir dari agenda internal partai tanpa alasan yang jelas, sehingga bakal dipanggil paksa untuk memberikan klarifikasi.
Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Tohir, menegaskan bahwa kehadiran dalam agenda partai merupakan hal sensitif yang tak bisa diabaikan begitu saja. Ia enggan berspekulasi sebelum mendengar langsung penjelasan dari para anggota dewan tersebut.
“Iya, saya hanya ingin menanyakan alasan itu saja. Saya ingin dengar langsung dari mereka dulu,” ujar Tohir, Kamis (9/7/2026).
Dampak pada Struktur Kepengurusan Harian
Buntut dari aksi mangkir ini ternyata berdampak langsung pada proses penyusunan kepengurusan harian DPC PPP Kota Cilegon yang hingga kini masih berlangsung. Nama-nama anggota Fraksi PPP sengaja belum dimasukkan ke dalam draf struktur baru.
Menurut Tohir, hal itu terjadi karena belum adanya ruang komunikasi tatap muka untuk membahas pembagian pos jabatan di internal partai pasca-Muscab. “Saya kan belum bertemu secara langsung dengan beliau-beliau (anggota Fraksi PPP). Untuk memasukkan nama mereka ke struktur pengurus, tentu saya harus berbicara langsung terlebih dahulu,” ungkapnya.
Pintu Rekonsiliasi Masih Terbuka
Meski bersikap tegas, Tohir menyatakan bahwa pintu bagi para anggota fraksi untuk menduduki posisi strategis di struktur DPC masih terbuka lebar. Namun, ia memberikan catatan tebal bahwa semua proses harus tunduk pada mekanisme dan aturan main organisasi.
“Semua kemungkinan itu ada. Tapi untuk saat ini, jika memang ada perubahan-perubahan struktur, wajib hukumnya melalui mekanisme resmi partai,” tegasnya.
Ia menambahkan, para anggota fraksi akan diundang kembali dalam forum lanjutan pasca-Muscab guna menentukan kepengurusan harian yang definitif. Upaya rekonsiliasi ini diharapkan bisa menyamakan persepsi dan memperkuat barisan partai ke depan.
“Mudah-mudahan mereka semua hadir. Bagaimanapun juga, mereka adalah representasi dan bagian dari keluarga besar Fraksi PPP,” pungkasnya.