Pencarian

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Bawa Pulang Trofi Juara Umum MTQ Banten untuk Kelima Kalinya Berturut-turut

Jumat, 10 Juli 2026 • 15:12:32 WIB
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Bawa Pulang Trofi Juara Umum MTQ Banten untuk Kelima Kalinya Berturut-turut
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menerima trofi juara umum MTQ Banten kelima kalinya secara berturut-turut.

TANGERANG — Piala bergilir MTQ XXIII Provinsi Banten kembali mendarat di Kabupaten Tangerang. Bukan karena keberuntungan, melainkan hasil pembinaan yang berjalan hampir setahun penuh.

Pengumuman juara umum disampaikan pada malam penutupan MTQ di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis (9/7/2026). Kabupaten Tangerang mengoleksi 750 poin, unggul 136 angka dari Kota Tangerang yang meraih 614 poin. Kabupaten Serang menempati posisi ketiga dengan 549 poin.

Makna Kemenangan: Bukan Sekadar Trofi

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, tak bisa menyembunyikan rasa bangga saat menerima trofi dari Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah. Menurutnya, torehan ini lahir dari proses panjang yang tidak instan.

“Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali meraih gelar Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Banten untuk yang kelima kalinya secara berturut-turut. Bukti proses tidak mengkhianati hasil,” ujar Maesyal dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Bagi Maesyal, kemenangan ini memiliki bobot lebih dari sekadar membawa pulang piala. Ia menekankan bahwa semangat MTQ harus mampu membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana semangat MTQ mampu semakin membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, memperkuat syiar Islam, serta mendorong generasi muda untuk mencintai, memahami, mengamalkan, dan menghafalkan Al-Qur’an,” katanya.

Pembinaan Setahun Penuh dan Dukungan Semua Pihak

Keberhasilan ini tidak datang tiba-tiba. Maesyal menyebut, pembinaan terhadap para kafilah dilakukan hampir sepanjang tahun. Mulai dari pelatihan intensif, seleksi ketat, hingga dukungan moral dari keluarga dan masyarakat.

Ia mengatakan, prestasi itu bukan milik peserta semata, melainkan hasil kerja bersama para pelatih, pembina, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), orang tua, dan seluruh elemen masyarakat yang terus memberikan doa serta dukungan.

Target Selanjutnya: MTQ Nasional

Lima gelar beruntun bukan sekadar catatan prestasi. Ia menjadi bukti bahwa tradisi juara dibangun bukan dalam semalam, melainkan melalui latihan, kesabaran, dan komitmen yang terus dijaga dari tahun ke tahun.

Maesyal berharap para kafilah terbaik Kabupaten Tangerang yang nantinya mewakili Provinsi Banten pada MTQ Nasional mampu mempertahankan semangat juara. “Kami berharap mereka bisa kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” pungkasnya.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jejakkata.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks