Pencarian

BPBD Tangerang Lanjutkan Pendinginan TPA Jatiwaringin Selama Empat Hari ke Depan, 15 Hektare Terbakar

Sabtu, 11 Juli 2026 • 22:12:31 WIB
BPBD Tangerang Lanjutkan Pendinginan TPA Jatiwaringin Selama Empat Hari ke Depan, 15 Hektare Terbakar
Petugas BPBD Kabupaten Tangerang melakukan penyiraman lanjutan di TPA Jatiwaringin pasca kebakaran.

KABUPATEN TANGERANG — Proses pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Mauk, telah dinyatakan selesai 100 persen pada Jumat (10/7) sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, BPBD Kabupaten Tangerang bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) masih menyiagakan personel untuk melakukan penyiraman di titik-titik rawan selama empat hari ke depan.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, pendinginan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api akibat cuaca panas ekstrem yang masih berlangsung. “Pemadaman lewat darat yang dilakukan Unit Damkar BPBD tetap dilakukan penyiraman dibantu petugas DLHK dalam upaya mengantisipasi jangan ada lagi timbul api atau asap baru selama empat hari ke depan,” ujarnya di Tangerang, Sabtu (11/7).

Helikopter Water Bombing Dikerahkan untuk Gunungan Sampah

Selama proses pemadaman, BPBD tidak hanya mengandalkan armada darat. Sebanyak empat helikopter water bombing diterjunkan untuk mempercepat penanganan kebakaran, terutama di bagian puncak gunungan sampah yang sulit dijangkau dari permukaan tanah. Bantuan ini disebut krusial untuk memadamkan api yang membakar material organik di kedalaman tumpukan.

Achmad menambahkan, kondisi di sekitar TPA kini sudah jauh lebih aman. Warga yang sebelumnya sempat mengungsi akibat kepulan asap tebal, kini sudah tidak lagi dievakuasi. “Pada Jumat, 10 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, kondisi TPA Jatiwaringin sudah padam dan sudah tidak ada warga yang dievakuasi,” tuturnya.

Warga Tak Lagi Wajib Masker, Petugas Kesehatan Tetap Siaga

Seiring membaiknya kualitas udara di permukiman sekitar, masyarakat tidak lagi diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Meski begitu, BPBD tetap menyiagakan petugas kesehatan untuk memantau kondisi warga yang mungkin masih mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap sebelumnya. “Petugas kesehatan tetap stay,” kata Achmad.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Taktis dan Evaluasi Operasi BNPB, Riswandi, memastikan pihaknya masih menyiagakan dukungan personel dan armada udara jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh pemerintah daerah. “Jadi armada-armada kami, udara, bila dibutuhkan oleh Pak Bupati atau kepala daerah lain untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan maupun TPA, kami siap membantu,” katanya.

BNPB: Mitigasi Kebakaran TPA Harus Ditingkatkan Selama Musim Kemarau

BNPB menjadikan insiden di TPA Jatiwaringin sebagai pembelajaran bagi seluruh pemerintah daerah yang memiliki tempat pemrosesan akhir sampah. Riswandi mengingatkan, mitigasi potensi kebakaran harus ditingkatkan, terutama saat musim kemarau dengan suhu ekstrem seperti yang diperkirakan BMKG.

“Dan juga ke depan, ini juga sebuah pembelajaran buat kita semua yang mempunyai area atau yang mempunyai TPA-TPA untuk memitigasi potensi kebakaran seperti yang terjadi di sini. Mulai untuk pembasahan dan lain sebagainya karena cuaca menurut perkiraan BMKG ini sangat panas dan ekstrem,” kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan proses pendinginan berjalan optimal. Belum ada laporan mengenai kerugian material akibat kebakaran di TPA yang melayani sebagian besar wilayah Kabupaten Tangerang tersebut.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks