TANGERANG — Polsek Jatiuwung meringkus tiga orang berinisial M, E, dan D di Cibuaya, Kabupaten Karawang, Minggu (19/7/2026). Mereka diduga menjadi penadah sepeda motor hasil curian yang dilacak polisi melalui perangkat GPS yang masih aktif di kendaraan korban.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Kresna Ajie Perkasa memimpin langsung pengungkapan ini bersama Kanit Reskrim Iptu Dimas Maulana. Operasi ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2026 yang tengah digencarkan di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.
Berawal dari Laporan Warga yang Kehilangan Motor di Kontrakan
Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Korban, Yohanis Lefteuw, memarkirkan sepeda motor Honda miliknya di depan rumah kontrakan di Jalan Pajajaran Raya, Kampung Dumpit, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung.
Saat itu motor dalam kondisi stang terkunci. Namun ketika hendak pulang beberapa jam kemudian, kendaraan tersebut sudah raib.
GPS Jadi Kunci Lacak Posisi Motor di Karawang
Korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Jatiuwung dan menyampaikan bahwa motornya telah dipasangi perangkat pelacak. Informasi itu langsung dimanfaatkan tim opsnal untuk melakukan pengejaran.
Dari hasil pelacakan, sinyal GPS mengarah ke wilayah Cibuaya, Kabupaten Karawang. Tim Reskrim bergerak cepat dan menemukan motor korban terparkir di depan rumah salah satu terduga pelaku.
Barang Bukti dan Satu Pelaku Utama Masih Buron
Polisi mengamankan tiga orang terduga penadah beserta tiga unit sepeda motor yang diduga terkait tindak pidana. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan motor korban hendak dijual kembali setelah diterima dari seorang pelaku lain yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Selain motor korban, polisi menyita dua unit sepeda motor lainnya, dokumen kendaraan, beberapa anak kunci, dan dua unit telepon genggam sebagai barang bukti.
Kapolres Apresiasi Respons Cepat Anggota di Lapangan
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengapresiasi gerak cepat jajaran Polsek Jatiuwung. Menurutnya, kecepatan anggota dalam merespons laporan menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus ini.
“Kecepatan anggota dalam merespons laporan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan pengungkapan kasus ini. Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan maupun jaringan penadah barang hasil kejahatan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata Jauhari.
Imbauan ke Warga: Pasang GPS dan Kunci Ganda
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Penggunaan kunci pengaman tambahan dan pemasangan perangkat GPS disebut sebagai langkah antisipasi yang efektif.
“Kami mengajak masyarakat agar tidak lengah saat memarkir kendaraan dan segera melapor apabila menjadi korban tindak pidana. Partisipasi masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap kejahatan secara cepat,” ujar Kapolres.
Ketiga terduga penadah kini diamankan di Polsek Jatiuwung untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih memburu satu pelaku utama yang telah masuk DPO dan diduga sebagai eksekutor pencurian sepeda motor tersebut.