Pencarian

Apple Hapus iPhone Upgrade Program, Ganti Skema Sewa 12 Bulan untuk iPhone 18

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 07:30:01 WIB
Apple Hapus iPhone Upgrade Program, Ganti Skema Sewa 12 Bulan untuk iPhone 18
Apple menghentikan iPhone Upgrade Program dan menggantinya dengan skema sewa 12 bulan untuk iPhone 18.

BANTEN — Keputusan Apple untuk menghentikan program lama sekaligus meluncurkan skema baru ini mengubah cara konsumen membeli iPhone. Alih-alih mencicil dengan opsi tukar tambah setelah 12 bulan seperti program sebelumnya, pengguna kini bisa memilih skema sewa murni dengan durasi lebih singkat. Bagi pengguna di Indonesia, perubahan ini belum berdampak langsung karena program tersebut hanya tersedia di Amerika Serikat.

Skema Baru vs Program Lama: Apa yang Berubah?

Program Apple Upgrade yang baru memungkinkan pengguna menyewa iPhone dengan masa kontrak 12 bulan. Setelah periode tersebut berakhir, pengguna bisa menyerahkan perangkatnya kembali dan langsung beralih ke model terbaru. Skema ini berbeda dengan iPhone Upgrade Program yang memakai sistem pinjaman dengan opsi kepemilikan penuh setelah 24 bulan.

Apple menyatakan anggota program lama yang masih aktif akan dimigrasikan secara otomatis ke opsi pembelian lain yang tersedia. Proses transisi ini diklaim berjalan mulus ketika pengguna melakukan pre-order untuk iPhone 18 mendatang.

Empat Jalur Pembelian yang Tersedia

Konsumen kini memiliki empat jalur utama untuk mendapatkan iPhone terbaru. Pertama, skema sewa Apple Upgrade yang baru. Kedua, pembayaran penuh di muka. Ketiga, pembiayaan melalui Apple Card. Keempat, cicilan dari operator seluler seperti AT&T, Verizon, dan T-Mobile.

Skema sewa 12 bulan menjadi pilihan paling masuk akal bagi pengguna yang rutin mengganti ponsel tiap tahun. Dengan biaya sewa, pengguna tidak perlu mengunci dana besar untuk perangkat yang hanya dipakai setahun.

Sementara itu, pembayaran tunai tetap menjadi opsi bagi mereka yang ingin memiliki perangkat secara penuh. Namun, nilai iPhone yang kini tembus di atas USD 1.000 (sekitar Rp 16,5 juta) membuat opsi ini kurang efisien bagi pengguna yang gemar upgrade tahunan.

Kenapa Apple Card dan Cicilan Operator Kurang Menarik?

Apple Card menawarkan cicilan tanpa bunga yang cukup populer di kalangan pengguna iPhone. Namun, skema ini masih mengharuskan pemilik untuk menjual atau menukar tambah perangkat lamanya secara manual setiap tahun. Proses ini dianggap merepotkan bagi sebagian orang.

Adapun cicilan dari operator seluler mengikat pengguna pada kontrak layanan dengan berbagai ketentuan yang rumit. Banyak pengguna memilih menghindari jalur ini karena ingin bebas berpindah operator tanpa penalti.

Kesiapan iPhone 18 dan Dampaknya ke Pasar

Perubahan skema pembelian ini datang tepat sebelum perilisan iPhone 18 yang tinggal menghitung hari. Keputusan ini menunjukkan Apple berupaya menyesuaikan strategi penjualan dengan kebiasaan konsumen modern yang lebih memilih fleksibilitas dibanding kepemilikan penuh.

Bagi pengguna iPhone di Indonesia, program sewa resmi dari Apple memang belum tersedia. Namun, pola konsumsi pengguna lokal yang cenderung mengganti ponsel setiap 2-3 tahun tetap relevan dengan skema cicilan yang ditawarkan operator maupun platform e-commerce dalam negeri.

Pilihan terbaik tetap bergantung pada kebiasaan pemakaian masing-masing individu. Pengguna yang setia pada satu operator bisa memanfaatkan program cicilan dari operator. Adapun mereka yang ingin bebas berganti perangkat setiap tahun, skema sewa jangka pendek menjadi opsi paling efisien.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks