Pencarian

Menpora Erick Thohir Buka Suara soal Keresahan Presiden Prabowo: Timnas Harus ke Piala Dunia

Jumat, 10 Juli 2026 • 23:27:01 WIB
Menpora Erick Thohir Buka Suara soal Keresahan Presiden Prabowo: Timnas Harus ke Piala Dunia
Menpora Erick Thohir menegaskan pentingnya pelatnas jangka panjang untuk persiapan atlet Indonesia.

BANTEN — Erick Thohir angkat bicara terkait kegelisahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam beberapa kesempatan terakhir. Orang nomor satu di Indonesia itu disebut resah lantaran Timnas Indonesia belum juga menembus putaran final Piala Dunia. Namun, Menpora melihatnya dari perspektif yang lebih luas.

Pernyataan Presiden soal Olahraga Jangka Panjang

"Bapak Presiden secara simbolik pasti maksud dan tujuannya tidak hanya sepak bola, tetapi seluruh olahraga yang memberikan kontribusi yang luar biasa untuk citra dan kehormatan bangsa," ujar Erick di Jakarta, Jumat (10/7).

Menurut Erick, keresahan itu justru menunjukkan bahwa Prabowo sangat paham peran strategis olahraga. Kepala negara, kata dia, juga mengerti betul pentingnya pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang. "Intinya tidak ada program keolahragaan jangka pendek," tegas Erick.

Anggaran Jadi Kunci Persiapan Atlet

Erick menyinggung soal dukungan anggaran yang disebut langsung oleh Presiden. Ia merujuk pada pernyataan Prabowo yang juga menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konteks pembiayaan pelatnas. "Nah kan jadi sesuai gitu," kata Erick.

Menpora mendorong agar pelatnas jangka panjang terus berjalan. Ia menegaskan tidak mungkin persiapan Olimpiade 2032 baru dimulai 2031. "Tahun depan SEA Games, enggak ada pelatnas tahun ini, enggak mungkin. Asian Games tinggal September, tidak mungkin pelatnas berhenti, harus jalan," paparnya.

Dampak ke Timnas dan Target ke Depan

Pernyataan Erick ini sekaligus menjawab spekulasi soal tekanan terhadap PSSI dan skuad Garuda. Meski Timnas Indonesia masih berjuang di babak kualifikasi Piala Dunia 2026, pemerintah memastikan tidak akan intervensi teknis. Fokus justru pada pembenahan sistem pembinaan atlet secara menyeluruh.

Dengan adanya pernyataan presiden yang resah, publik kini menanti langkah konkret berikutnya. Apakah akan ada kebijakan baru untuk mempercepat lahirnya generasi emas sepak bola Indonesia? Yang jelas, pelatnas jangka panjang sudah menjadi harga mati.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks