Pencarian

Pemkot Tangsel Rapihtkan Semrawut Kabel Udara di 9 Ruas Jalan Pakai Teknologi Pengeboran Bawah Tanah

Selasa, 28 Juli 2026 • 19:03:01 WIB
Pemkot Tangsel Rapihtkan Semrawut Kabel Udara di 9 Ruas Jalan Pakai Teknologi Pengeboran Bawah Tanah
Pemkot Tangsel menuntaskan penataan kabel udara di sembilan ruas jalan protokol menggunakan teknologi pengeboran bawah tanah tanpa menggali aspal.

TANGERANG SELATAN — Pemandangan kabel semrawut yang selama ini menghiasi tiang listrik di sejumlah jalan protokol Tangsel perlahan mulai rapi. Pemkot setempat mengklaim penataan kabel udara di sembilan ruas jalan telah rampung dikerjakan sejak 2022 hingga pertengahan 2026 menggunakan teknologi pengeboran bawah tanah.

Metode Bor Bawah Tanah Tanpa Menggali Aspal

Teknologi yang digunakan bernama Horizontal Directional Drilling (HDD). Metode ini memungkinkan kabel ditanam di bawah tanah tanpa harus membongkar aspal jalan secara terbuka. Hasilnya, permukaan jalan tetap mulus dan lalu lintas tidak terganggu total selama proses pengerjaan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangsel Robbi Cahyadi mengatakan, sembilan ruas jalan yang sudah tertata meliputi Jalan Ciater Raya, Parakan Benda, Serua Raya, Cendrawasih Raya, Bhayangkara, Menjangan Raya, Merpati Raya, dan sebagian koridor Jalan WR Supratman.

Proses Relokasi Butuh Koordinasi dengan 10 Operator

Robbi menjelaskan, pekerjaan relokasi kabel utilitas bukan perkara mudah. Sejak awal 2022, Pemkot bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) menggelar koordinasi intensif. APJATEL kemudian menunjuk kontraktor untuk membangun saluran bawah tanah atau ducting.

"Setelah seluruh jaringan aktif dan berfungsi normal, masing-masing operator melakukan migrasi jaringan sebelum kabel udara lama diputus secara bertahap. Setiap operator memiliki kesiapan yang berbeda. Karena itu proses relokasi dilakukan secara bertahap agar layanan telekomunikasi tetap berjalan," ujar Robbi.

Menariknya, seluruh pembangunan jaringan bawah tanah ini dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel. Biaya ditanggung penuh oleh operator telekomunikasi yang tergabung dalam APJATEL.

Manfaat: Jalan Rapi, Keselamatan Warga Meningkat

Keberhasilan penataan di Jalan WR Supratman dan Jalan Merpati Raya disebut menjadi bukti kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan operator telekomunikasi. Robbi menegaskan, penataan utilitas bukan sekadar mempercantik wajah kota.

"Yang jauh lebih penting adalah meningkatkan keselamatan masyarakat, mempermudah pemeliharaan jaringan, sekaligus mendukung pembangunan kota yang lebih modern dan berkelanjutan," katanya.

Wali Kota: Program Akan Dilanjutkan ke Koridor Lain

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan komitmennya melanjutkan program ini secara bertahap di berbagai koridor jalan utama. Ia mengakui selama proses pembangunan, warga sempat terganggu karena adanya rekayasa lalu lintas.

"Namun setelah selesai, manfaatnya dapat dirasakan bersama. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas yang sudah dibangun agar Tangsel semakin nyaman, aman, dan memiliki wajah kota yang lebih tertata," kata Benyamin.

Pemkot menargetkan seluruh jaringan telekomunikasi di wilayah Tangsel bisa tertanam di bawah tanah. Ruas jalan lain yang masih dalam tahap pembangunan jaringan HDPE dan penarikan kabel akan terus dikerjakan secara bertahap.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks